kesadaran pake helm dan pak polisi

ktm indonesia
kompas,25042010

Ada pemandangan yang mengundang senyum sekaligus prihatin di pertigaan jalan gresikan-demak, Surabaya. Sore sabtu (25/2) itu lumayan ramai banyak anak sekolah yang pulang sekolah.  Nah dipertigaan itulah ane sempat mengamati beberapa pengendara motor. Maklum sebagai blogger serba-serbi alias gado-gado pengin mencari sesuatu yang unik dan menarik.

Tepat didepan ane ada dua cewek kalau gak salah anak SMA yang berboncengan pakai motor matik. Ane perhatikan kok cuma yang dibonceng yang pakai helm. Walah kok pede sekali. Namun ane perhatikan lebih seksama ternyata dia membawa helm cuma gak dipakai alias digantung di jok tengah. Kok berani sekali yah?hehehe 😀

Tepat disamping motor matik tadi atau berjarak sekitar 1;5 meter ada pak polisi yang mungkin juga lagi pulang kerja. Kok tahu kalau itu polisi? masak ndak tahu seragam pak polisi tho maz bro….heheheh. Ane sangat berharap pak polisi ini dapat mengingatkan cewek pemberani ini namun harapan ane sirna manakala pak polisinya hanya melirik saja setelah itu kembali pada pandangan ke depan lagi…hik…hiks.

Pendapat ane kalau yang mengingatkan itu langsung pak polisi tentu efektifitasnya sangat manjur dibandingkan selain pak polisi. Namun tidak tahu mengapa pak polisi pada sore itu tidak melakukannya. Mungkin bukan polantas masbro? Saya pikir semua polisi punya kewajiban yang sama untuk mengingatkan pengendara motor terkait kewajiban helm ini (kan biasanay kena tilang kan?). Bukan begitu?. Kalau polisinya sudah cuek bagaimana lagi dengan orang biasa?. Mungkin akan ada yang bilang,”biarin aja itu kepala-kepala sendiri, ntar jatuh juga ditanggung sendiri”. Saya pikir pernyataan ini lebih tepat kalau sebelumnya kita sudah mengingatkan dan yang bersangkutan masih bandel. Yang jelas tugas kita sekedar mengingatkan saja..tidak lebih.

Memang sih mengingatkan kewajiban memakai helm sudah menjadi tanggungjawab polisi sebagaimana amanat perundangan yang berlaku namun kita masyarakat juga punya tanggungjawab yang sama. Toh semuanya untuk keselamatan dan kenyamana dalam berkendara bersama. Ane sendiri akhir-akhir mencoba untuk mengingatkan ketika ketemu pengendara motor di jalan raya yang tidak memakai helm.

Ah sok suci!, Ane tidak munafik kawan juga sering kali melakukan hal yang serupa tetapi biasanya pakai motor disekitar kampung saja atau perumahan. Kalau dijalan raya sebisa mungkin untuk memakai helm karena itu juga untuk keselamatan diri sendiri. Mari hargai kepala kita karena sparepartnya tidak ada dibengkel terdekat…hehehe

Keep safety gear dan safety riding


maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3703 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

11 Comments

  1. saya yakin pak polisi sedang bosan mengingatkan “rakyat cerdas” yang membandel…
    Mengesalkan lho, ngingetin orang2 tapi yang diingetin malah ngeyel.
    niat kita baek tapi ga dianggep. maw marah tapi serba salah. Akhirnya ya memilih diam, kadang sambil ngedumel dalam hati.
    Pengalaman pribadi saya nih…

    • @ gesang : hati2 kang…tapi klo skalian kaki nangkring gapapa..hehehe (motor standar tengah leyeh2 dipinggir jalan..xixiix) :mrgreen
      @ reeze : makasih atas sharing…tugas kita hanyalah menghimbau sebagai sesama pengguna jalan kawan… tidak lebih 😀
      @ burhant : betul kang 😀

  2. ndak aneh koq kang dengan yang seperti itu, mungkin si polisi dan orang2 sekitar situ dah akrab, jadi sungkan mengingatkan

Monggo dikomeng gans..