Sensasi geber Suzuki GSX S 150 tahun 2017…mantab brosis

ktm indonesia

Sensasi geber Suzuki GSX S 150 tahun 2017…mantab brosis.  Setelah sebelumnya njajal numpak Suzuki GSX R 150 wira-wiri Gresik – Surabaya, KHS njajal versi naked dari GSX 150 series ini yakni Suzuki GSX S 150.  Hari Rabu-Kamis, 21-22 Juni 2017 KHS ngincipi motor naked sport suzuki ini berasal dari diler Suzuki IJMG Indrapura Surabaya. Unit test ride ini Suzuki GSX S 150 ini berwarna Titan Black yang keren brosis.  Monggo disimak pengalaman pertamax KHS selaku blogger nubi bin pinggiran ini brosis.

Seperti saudaranya yang berkerudung alias full fairing, Suzuki GSX S 150 yang merupakan versi naked juga dibekali dapur pacu 150 cc (147,3 cc), Single-cylinder, DOHC 4-Valve, 4-Stroke Engine.  Data diatas kertas menunjukkan GSX S 150 ini memiliki Max Power sebesar  14,1 kW @ 10,500 rpm dan Max Torque pada angka 14,0 Nm @ 9,000 rpm.

Ergonomi

Secara spesifikasi Suzuki GSX S 150 ini memiliki jarak pijak tanah 155 mm dimana lebih rendah 5 mm dari GSX R 150. KHS dengan tinggi 175 cm dengan mudah menggapai tanah tanpa aga gejala jinjit sama sekali. Sementara posisi stang yang upperyoke layaknya motor-motor sport versi naked maka ergonomi sangat nyaman. Punggung bisa tegak lurus dengan jok dan tangan tidak terlalu kaku memegang kemudi.

Posisi kaki tetap menekuk karena posisi footstep yang sport banget alias letakanya agak mundur ke belakang.  Posisi kaki semacam ini memang mendukung ketika kita ingin mengejar speed alias dibuat tarik jabrix eh tarikan jalanan. Sementara kondisi busa jok dan driver maupun boncenger persis seperti yang versi fairing. Cuma dari atas terlihat ini motor mungil banget…terlebih melihat speedometer beserta headlampnya…hehehehe.

Njajal Numpak

Sektor mesin, tidak ada perbedaan sama sekali dengan GSX R 150 sehingga sama semua mantemans. GSX S 150 ini memiliki Max Power sebesar  14,1 kW @ 10,500 rpm dan Max Torque pada angka 14,0 Nm @ 9,000 rpm. Beda yang cukup mencolok tentu bentuk bodi antara full fairing dan naked ini masbrow. Selain itu dari sisi bobot suzuki GSX S 150 ini lebih ringan 1 kg yakni seberat 130 kg.

Kunci putar posisi ON maka langsung disambut dengan MID yang full digital. Tekan tombol start dan terdengar suara raungan khas Suzuki yang melengking abis. Unit test ride yang KHS pegang ini settingan limiter RPM diatur hingga 12000 sehingga bisa geber sepuasnya.

Feeling KHS pada GSX S 150 ini tarikan lebih smooth bila dibandingkan dengan GSX R 150 yang sempat dicicipi sebelumnya. KHS sempat sedikit bermain-main dengan gigi 1 digeber hingga 39 km/jam, lanjut gigi 2 ditarik sampe 74 km/jam dan gigi 3 digenjot hingga 103 km/jam. Sementara gigi 4 KHS sudah tak berminat menggeber terlalu dalam lagi. Wis podolah sama GSX R 150 sebelumnya…hehehe.

KHS memang tidak terlalu mengejar speed apalagi top speed. Menikmati kenyamanan posisi riding sambil menjadi pusat perhatian dijalanan itu sesuatu yang membahagiakan…xixixi.  Wira-wiri pulang dan berangkat kerja Gresik – Surabaya itu seakan menjadi hiburan tersendiri. Ada beberapa motor naked lain yang ‘menggoda’ tetapi KHS abaikan saja gans….

Motor mungil, tarikan ringan memang cocok buat melibas jalanan kota-kota. Buat selap selip ditengah kemacetan kota memang oke punya. Didukung ban tubless dan sistem pengereman disc brake dengan piringan yang lebih lebar membuat daya cengkeram lebih maksimal.


Konsumsi BBM

Selama 2 hari ini KHS menggeber sejauh 131,8 km via trip A. Diajak mutar-mutar Surabaya mulai dari Monumen Bambu Runcing yang ada di panglima sudirman, jalan ke Gresik mampir ke Gelora Joko Samudro dan beberapa spot lain. Jujur ketika mengendarai Suzuki GSX S 150 ini KHS tidak terlalu bernafsu bahkan lebih sering kali econo riding. Pada dahsboard menunjukkan angka 35.6 km/l, KHS lupa apakah sudah di-reset atau belum yah kemarin…hehehe.

Oia mantemans sekedar catatan ketika riding pas hujan kemarin lumpur muncrat hingga ke jaket belakang biker. Karena KHS nyantai gebernya maka lumpur gak begitu seberapa. Saya kira hampir semua motor sport memiliki masalah yang serupa semacam ini. Oleh karena itu jaga-jaga saja bawa jas hujan agar pakaian biker maupun boncenger tidak kotor karena cipratan lumpur ini.

Motor dengan banderol sekitar 24,9 jeti di Surabaya ini tentu sebuah pilihan yang kompetitif untuk sebuah motor naked. Beberapa biker merasa ada yang kurang sreg dengan bentuk headlamp yang terlalu ‘apa adanya’ sehingga ada yang memodifikasi dengan headlamp satria fu. Mungkin kedepan untuk added value fitur keyless bisa disematkan seperti saudaranya GSX R 150.

Maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3703 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

1 Comment

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Harga Suzuki GSX-S150 Touring Edition 2017 dan aksesoris lainnya – setia1heri.com
  2. Modifikasi Suzuki GSX R 150 headlamp bulat…kayak naked brosis – setia1heri.com

Monggo dikomeng gans..