Apakah kendaraan dengan STCK tidak boleh dibawa keluar kota?

Bagi kendaraan baru yang lama menunggun jadinya STNK maka keberadaan STCK merupakan solusi. STCK merupakan Surat Tanda Coba Kendara yang disertai dengan TCNK atau Tanda Coba Nomor Kendaraan.  Biasanya warna nopol putih dengan tulisan merah. Proses pengurusan STCK ini tentu disamsat yang diurus oleh pihak diler motor maupun mobil. Menurut beberapa informasi menyebutkan bahwa masa berlaku STCK dan TCNK ini sekitar 18 hari kedepan hingga 45 hari kedepan. Nah ada teman yang menanyakan apakah kendaraan dengan STCK tidak boleh dibawa keluar kota?.

nopol TCKB

Teman tadi menyebutkan bahwa ada kenalannya yang kena tilang ketika membawa mobil barunya keluar dari wilayah tersebut. Dia tidak tahu pasal yang digunakan untuk menjeratnya namun akibat kejadian ini dia was-was untuk membawa kendaraan barunya dari Bojonegoro ke Surabaya.  Meskipun sudah lengkap STCK dan TCKB. Nah apakah benar begitu yah?

KHS mencoba menghimpun beberapa peraturan terkati STCK ini yakni terdapat dalam pasal 69 UU no 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi Dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

Pasal 69 UU no 22 tahun 2009 tentang LLAJ

  1. Setiap Kendaraan Bermotor yang belum diregistrasi dapat dioperasikan di Jalan untuk kepentingan tertentu dengan dilengkapi Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor.
  2. Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud padaayat (1) diberikan oleh Kepolisian Negara RepublikIndonesia kepada badan usaha di bidang penjualan,pembuatan, perakitan, atau impor Kendaraan Bermotor.
  3. Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pemberian dan penggunaan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor diatur dengan peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Lampiran Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Registrasi Dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.

NOMOR REGISTRASI SEMENTARA DENGAN TANDA BUKTI REGISTRASI BERUPA STCK DAN TCKB.

  1. a. kendaraan bermotor yang belum diregistrasi tetapi dioperasikan di jalan dengan kepentingan tertentu, menggunakan nomor registrasi sementarayang ditandai dengan huruf seri XX, XY, YY, dan YX.
  2. b. penggunaan huruf seri XX, XY, YY dan YX sebagaimana dimaksud ayat (1) diberikan kepada badan usaha di bidang penjualan, pembuatan, perakitan, atau impor kendaraan bermotor.
  3. c. untuk Polda yang telah dijinkan menggunakan 3 (tiga) huruf seri, penerbitan nomor Registrasi sementara pada STCK apabila 2 (dua) huruf seri sudah habis dapat menggunakan 3 (tiga) huruf seri XXX, XYY, YYX, YXY, YYY dan YXX.

Nah dalam point-point diatas tidak disebutkan terkait ruang gerak dari kendaraan yang menggunakan STCK ini. Dan keberadaan STCK merupakan sesuatu yang legal dan formal terkait penggunaan kendaraan. Terus kira-kira alasan apa polisi menilang kendaraan yang menggunakan STCK ketika berada diluar kota?

Monggo yang punya pengalaman bisa dishare dimari….

Maturnuwun

\Contact KHS/
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Other blog : http://www.setia1heri.org
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Whatsapp : 085608174959
PIN BBM : 584929B8

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

2 Comments

Monggo dikomeng gans..

Translate »