Tips menikung pakai motor (cornering standar)

Menikung itu tidak sekedar asal tikung gans. Ada tips dari Pak De Riza Amrullah, salah seorang pegiat turing alias jelajah nusantara mengenai tata cara menikung alias cornering standar secara aman, nyaman dan terkendali. Ini hanyalah teori semata sehingga praktek perlu diulang-ulang dan tentu menyesuaikan kondisi di lapangan. Yuuk dibaca dan dicoba gans…

Menikung

Menikung memerlukan teknik yang wajib dikuasai oleh setiap pengendara roda dua. Karena jalanan tidak selalu lurus. Praktik berulang-ulang akan membuat kita menjadi biasa menerapkannya.

  1. Kurangi Kecepatan

Sewaktu motor masih dalam keadaan lurus, turunkanlah kecepatan motor sampai ke tahap kita merasa percaya diri. Sambil menekan tuas rem, turunkan juga persneling supaya siap menambah kecepatan. Pastikan kopling sudah dilepas dan grip gas sudah stabil sebelum kita mencapai tikungan.

  1. Tetap Di Jalur

Jalan raya bukan arena balap. Tikungan yang akan dilewati juga akan digunakan oleh kendaraan dari arah berlawanan. Sebab itu, tetaplah berada di jalur paling kiri. Posisi itu juga memudahkan kita melihat situasi di depan.


  1. Geser Titik Beban

Pindahkan titik beban tubuh ke bagian dalam tikungan yang akan kita lewati dengan cara menggeser posisi duduk. Jika belok kiri, geser posisi duduk ke kiri. Demikian juga dengan ke kanan. Posisi tubuh yang berada tidak sejajar dengan motor akan membentuk tahanan angin dari arah dalam tikungan. Seperti cheetah yang membelokkan ekornya sewaktu berbelok tajam mengejar mangsanya. Seperti pembalap yang menurunkan kakinya sebelum menikung.

  1. Lihat Arah Tujuan

Tengokan kepala ke dalam tikungan dan arahkan pandangan lebih jauh ke depan. Lihat bagian jalan yang akan dilewati, bukan yang dihindari. “You go where you look at”

  1. Miringkan Badan

Tikungan adalah bagian dari sebuah lingkaran. Pada lingkaran berlaku gaya sentrifugal, yaitu kecenderungan untuk bergerak ke luar lingkaran. Sebab itulah kita perlu memiringkan badan untuk melawan gaya tersebut.

  1. Jaga Kecepatan

Ketika motor mulai merebah bukalah gas dengan cara lembut teratur untuk menjaga agar kecepatan motor tidak terus melambat. Jangan membuka atau menutup gas secara mendadak ketika menikung. Membuka mendadak akan membuat roda depan terdorong mendadak yang berakibat roda kehilangan traksi dan motor tergelincir. Menutup gas mendadak akan membuat motor mengikuti gaya gravitasi hingga tumbang.

  1. Kembalikan Titik Beban

Ketika motor sudah memasuki titik keluar tikungan, pindahkan kembali berat badan ke tengah jok. Hal ini akan memudahkan motor kembali ke posisi tegak.

  1. Akselerasi

Ketika selesai melewati tikungan, silakan buka gas untuk menambah kecepatan yang kita inginkan. Sambil bersiap untuk melewati tikungan berikutnya.

  1. Wajar

Jangan memaksakan diri untuk menikung terlalu miring, karena ban sepeda motor memiliki batas toleransi kemiringan. Mohon diingat bahwa keselamatan adalah hal yang utama.

Semoga berkenan.

tulisan : Riza Amrullah di KomBo

Maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : https://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 4013 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

2 Comments

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Menantang Maut dengan gaya Miring di Sirkuit Monasco, gagah? – setia1heri.com
  2. Apa kelebihan dan kekurangan model stang jepit lurus angka 11 kayak gerobak bakso pada sepeda motor ?…hehehe | setia1heri.com

Monggo dikomeng gans..