Menengok motor-motor lokal amerika selatan (uruguay)

Kalau akhir-akhir spyshot motor-motor baru berasal dari tanah hindustan maka tidak ada salahnya kita mengintip industri motor di Amerika latin tepatnya di negara Uruguay. (.uy) .  KHS pun bertanya kepada mbah google dan tidak sengaja mengarah ke situs http://www.motociclo.com.uy/motos/ . Ternyata di situs menyediakan link-link motor yang mengaspal di negara tersebut. Negara yang dihimpit Argentina dan Brasil ini dihuni sekitar 3,5 juta penduduknya (wikipedia).

pabrikan motor lokal di uruguayKembali ke soal motor, menurut motociclo diatas di Uruguay terdapat 3 pabrikan atau merk motor yakni Winner, UM dan Vital.  Pabrikan Winner fokus pada lini motor-motor laki sport, trail, matic, enduro, ayago, dan ATV.  Sedangkan pabrikan UM fokus pada motor laki, matic, cooper dan sport . Dan pabrikan Vital fokus pada motor-motor moped alias bebek meskipun juga kadang memproduksi motor laki.  Meskipun terkadang juga beberapa pabrikan tersebut memproduksi varian yang hampir sama.


Loh apakah pabrikan besar gak ada kang ? semua pabrikan besar sepertinya ada seperti kawasaki, yamaha, honda dan suzuki. Namun sepertinya motor-motor diatas yang KHS sebutkan merupakan motor-motor lokal uruguay. Kalau di Indonesia mungkin seperti kanzen, happy atau minerva gitu…cmiiw.  Melihat sekilas harga-harga motor diatas juga tidak terlalu jauh jika dikurskan dengan rupiah. Contohnya motor bebek yang dijual  dengan harga USD 899 seandainya dikurskan dengan rupiah (1 USD Rp. 12.000) maka akan ketemu angka Rp.10.778.000. Contoh juga UM Xtreet 200 Rojo yang dijual USD 2399 maka ketika dirupiahkan akan ketemu angka 28.788.000 .  Yah menurut KHS cukup murah lah meskipun itu juga relatif.

matic di uruguay amerika selatanDari 3 pabrikan diatas sepertinya yang paling besar adalah Winner dimana mereka mempunya beragam lini produk yang ditawarkan. Dan anehnya melihat 3 pabrikan loka tersebut sepertinya motor matic belum begitu booming seperti di Indonesia meskipun satu-dua pabrikan sudah memproduksinya. KHS mencoba mengintip pabrikan sebesar honda hanya menelorkan matic SC125 Elite saja (bentuknya seperti jetmatic kymco) dan  Yamaha dengan Ray Z 115. Dan Anehnya justru yang berjibun adalah ATV dimana hampir semua pabrikan membuatnya termasuk pabrikan besar Yamaha dan Honda. Mungkin disana pada suka offroad yah…hehehe :mrgreen: .

UM Xtreet 200 Rojo vs Minerva SACS X-Road 150Ketika lihat produk pabrikan UM terutama tipe UM Xtreet 200 Rojo KHS langsung teringat dengan Minerva SACHS X-Road 150S. Kok bener-bener mirip ya semacam saudara kembar gitu. Mungkin yang membedakan hanya beberapa part saja namun secara sekilas pasti orang akan mengatakan sama. Mungkin beda di cc-nya saja yakni 200 cc dan 150 cc. KHS tidak paham apakah memang pabrikan UM punya hubungan atau semacam jaringan dengan Minerva ? . Atau bisa jadi ini produk global bersama.Mungkin mantemans yang punya inpoh bisa dishare dimari.

Monggo klik diatas kalau pengin tahu lebih detail pabrikan lokal uruguay dengan produk-produk motornya 😀

maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : https://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3992 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

38 Comments

  1. kenapa bisa sama? karena sumbernya satu yaitu China. Tuh ada R150 vx juga tapi beda cc. Produsen lokal tapi barang impor dari cina, jadi ya nggak beda ama mimin, viar, happy, imo, mito, advan dkk.

  2. tapi justru jempol deh, jadi mandiri,.
    klw orang lokal yg jadi prinsipal dan perakitnya
    ntr minta klw penduduk pada minta desain tertentu ngga perlu kaya di RI yg harus tunggu approval dulu dari Prinsipal Jap’s,
    lirik pabrikan yg ntuh doloo,
    (yg blm mau rubah tutup tangki pdahal udah ktahuan klemahan dari sisi desain dan kerusakan yg mungkin timbul jika si njendol di biarin)

Monggo dikomeng gans..