Motor atau mobil baru dimandikan air kembang, tanya kenapa?

Motor atau mobil baru dimandikan air kembang, tanya kenapa?. Ada sebuah tradisi khususnya pada masyarakat Jawa dimana ketika mempunyai kendaraan baru baik itu motor atau mobil selalu diguyur atau dimandikan dengan air kembang. Terlepas belinya itu pakai cara kredit atau dibayar kontan yang jelas sesampai didepan rumah sang juragan harus dimandikan. Apakah karena terlalu dekil habis perjalanan dari diler ke rumah majikan atau ada alasan lain? tanya kenapa….hehehehe.

Salah seorang warganet di grup Facebook Kerabat Keliling Jogjakarta mempertanyakan rituasi tersebut yang kini sudah jarang terlihat. “Dulu kalo beli motor baru pasti di mandi’jn kembang….. Sekarang kok jarang ya… Apa karena skarang moror belinya kredit..“tanya Agus Cahyono di grup ‎Kerabat Keliling Jogja pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017. Dan beragam tanggapan warganet mengenai postingan yang berbau – bau kembang setaman ini…hehehe.

Salah satu warganet menyampaikan bahwa tradisi tersebut merupakan wujud kesyukuran atas rejeki. “Alhmdllh q tuku motor cash y lgsg tak dusi ngunu&tak bancai spy slamet sekabehane bukane musrik tp rasa bersyukur atas rezeki yg d beri NYA ,,” terang Widya Watie. Hal ini juga diamini oleh Ajeng David, “4 th yg lalu aku pas beli motor & kemarin beli mobil jg gitu.sama bikin sedekah tak bagiin ke tetengga.ya bukan musrik tp rasa sukur aja terhadap pemberian allah..”tegasnya.

Pengalaman warganet terkait dengan rituasi ini. “Ak bola bali mas nibake motor sig lg seminggunan medun, nganti bapak ku muring2 angger medon motor mesti go tibo, akhire terakhir tuku 2x iki sonic karo vario di among amongi didusi kembang ngono trus alhamduillah ora tau tibo meneh hehe (Saya berulang kali jatuh dari motor baru yang baru seminggu hingga bapak uring-uringan kok katanya setiap motor baru dibawa jatuh. Hingga beli motor terakhir yakni sonic sama vario dibisiki akan dimandikan pakai air kembang dan alhamdulillah tidak pernah jatuh lagi)” terang Fauzan N. Warganet Kania Alkhalifi juga melakukan hal serupa, “Aku jg masih bgtu…. Apapun yg baru tak doain gtu paling tdak di ambilin air di bacain alfatehah trus disiramin….” ungkapnya.

Beberapa warganet mencoba bersifat kritis mengenai tradisi ini. “Motor itu hanya alat dan benda mati dia akan berjalan kalau kita jalankan..dia tidak bisa berfungsi apa apa tanpa manusia sebagai operatornya…makanya selayaknya manusianya yg harus dimandiin kenbang bukan motornya….” ujar Tirta Samudra. Hal ini juga dipertegas oleh Rufy Walaiti Ta’annas, “dahlan iskan mandiin kembang mobil listrik malah celaka…mobilnya nabrak n gagal. wkwkwk…. klo mau selamet ya banyak2 sedekah dan doa biar selamet dunia akherat…. urusan mandi kembang mah orangnya ajah biar wangi….sing nggo nalar sehat wae lah…”pungkasnya.

Sementara warganet lain melihat bahwa berkurangnya tradisi mandi air kembang pada motor ini karena sudah beda bentuk dan rituasi. “Sekarang saya lihat banyak orang ketika membeli motor baru menyisihkan beberapa ratus ribu untuk shodaqoh dengan harapan motornya akan membawa manfaat bagi pemiliknya….” tutur Agung Sedayu. 

Well, itu kearifan lokal masyarakat Jawa dalam lingkungan kosmis masbrow. Jadi tidak usah diperdebatkan lebih jauh karena masing-masing individu mempunyai rituasi berbeda dalam interaksinya dengan alam semesta..hehehe…eh dengan motor baru maksudnya.  Asal jangan lupa tetap mengedepankan safety riding berkendara termasuk berdoa, servis berkala dan bayar pajak bila telah jatuh tempoh padanya 😀

Selamat menikmati dan mengendari tunggangan baru….

Maturnuwun

baca juga :

 

 

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

One Comment

Monggo dikomeng gans..

Translate »