Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans…

Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans...

setia1heri.com – Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans…Suzuki Arashi 125 merupakan motor bebek tanpa sayap yang brojol di Indonesia tahun 2006 hingga 2009. Kalau di Thailand motor ini lebih dulu hadir dengan sebutan Suzuki Katana. Nah Ketika diproduksi di Indonesia ternyata tidak bertahan lama meskipun begitu saat ini ada pula warganet yang berusaha melestarikannya. Penasaran ? yukk simak gans…

Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans...Obroalan seputaran Suzuki Arashi 125 yang mengalami restorasi ini merupakan koleksi dari bro Abdul Hadi yang diunggah pada grup facebook BEKAKAS pada tanggal 02 Juni 2024. Selengkapnya berikut penuturan masbrow yang tinggal di Jakarta ini…

Abdul Hadi

Dibeli
Restorasi
Lalu dinikmati
Untuk dipakai hari-hari

Ini dia Suzuki Arashi
Motor enak, nyaman, “kencang”, dan super irit.
Sudah test konsumsi bensin full to full dengan isi pertamax, dapat di 1:52

Kecepatan bisa 100kph di gigi 3 dengan bawa bobot gedjil 80kg hehe
Riding style ngasal, kadang gass poll, kadang super santay
Mau coba hitung dengan pakai pertalite nih, kira2 dapat berapa yah konsumsi bensinnya

Salam kenal dari jaksel
Sodaranya shogun

IG @ hmc_garage

Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans...Beberapa warganet memberikan komentar mengenai motor Arashi ini. “ arashi ini sebenarnya (kalo dipikir2) cakep juga, garis lampu depan ala GSXR 600/750 2004~2005, tapi entah mengapa pada jaman nya tetap jarang peminat nya, ” caanda mbah Chandra Sudrajat.

Ibas Ibrohim Bassa :
user suzuki gak ada yang boleh bilang irit mbah ,yang palin irit pokoknya onda , suzuki terkenal boros ,
btw saya piara shogun NR kalo milih naik shogun sama onda beat 2016 saya milih naik shogun , lebih nyaman dan gak cepet semutan biji gejil buat jarak jauh . bensin pun tergolong 11 12 sama beat injeksi gejil buat konsumsinya .

Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans...Satya Negara :
Teknologi motor suzuki diantaranya
-Jet cooled pada 2 tak bravo dsb
-TSCC pada FxR atau Thunder 250
-SCEM Satria Fu SW SD spin
-SEPIS Smash
-SACS Satria Fu Fxr
-Rangka SCAF satria 2 tak bukan ESAF

Banana Arm&speedo full digital pd FxR ,rpm meter satria r,lampu led belakang skywave,Cdi non limiter shogun kebo dan sampe skr masih d cari buat motor balap.
Engine balancer pada shogun Robot atau New Thunder Test nya sampai naruh gelas air d atas blok saat mesin hidup.
Ingat iklan shogun robot jargonnya bukan sekedar ganti baju emang beneran ga boong bukan ganti2 striping doank bertahun2.
SW Matic bagasi Gede pertama dengan lampu rem led pertama

Banana arm juga suzuki udah duluan
SCEM bisa dibandingin sm Diacil.
Velq asli enkei rangka kokoh body dan cat tebal anti belel anti goplak
Intinya pengguna suzuki pasti konsumen yg cerdas dan ga gampang kemakan iklan.(Murni pendapat pribadi sebagai pemakai motor Sw dari 2008 sampe sekarang tanpa ada maksud menjatuhkan brand Lain)

Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans...Kembali ke soal Suzuki Arashi 125 ini yang dipasaran ada 2 varian yakni regular dan Suzuki Arashi 125R. Sama-sama dibekali mesin 125 cc SOHC, 4 Langkah dengan 4 percepatan. Memiliki torsi maksimum yang sama yakni 1,1 Kg-m/6500 rpm sementara power maksimum berbeda dimana 9,5 ps / 7.500 rpm untuk Arashi 125 otomatis dan 10,8 ps / 8000 rpm untuk Arashi 125 manual.

Secara desain saat itu juga dianggap aneh dimana lampu Utama untuk bebek menyatu dengan bodi. Hal yang jamak pada motor-motor laki fairing. Selain itu meskipun motor bebek namun sudah ada undercowl yang mengesankan bahwa motor ini cucok dibuat kebut-kebutan kayak ayago….hehehe.

Semi Restorasi Suzuki Arashi 125, tambah ganteng gans...Gimana brosis ?

Maturnuwun

baca juga :

Comments

comments

Tentang setia1heri 5746 Articles
Seorang Bapak dengan 3 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..