Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno…

Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno.. (2)

setia1heri.com – Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno. Akhirnya harus belajar pakai dongkrak setelah sekian purnama sejak meminang mbah Tarno alias Daihatsu Taruna FGX tahun 2015 silam. Hari Selasa, 27 Desember 2022 di halaman Taman Surya mbah Tarno ban kempes setelah tertancap paku yang biasa dipakai galvalum. Mau gak mau harus belajar bongkar pasang ban gans…

Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno.. (2)KHS membongkar dongkrak dari bawaan mobil ternyata tidak lengkap. Akhirnya mencoba mencari bantuan dari kawan yang ada di kantor. Alhamdulillah mas sofi bisa datang dan membantu prosesi bongkar pasang ban dan cara memakai dongkrak ini. Doi membawa dongkrak dari kantor punya Avanza sebagai ganti dongkrak mbah Tarno yang tidak lengkap.Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno.. (2)

Prosesi awal melepas ban cadangan mbah Tarno yang ada kondenya ini. Kalau tidak salah KHS pernah mencoba melepas tahun 2018 silam ketika masih di Gresik dan tekanan angin tidak pernah dicek sehingga bisa dipastikan gembos. Sempat dipasang karena dikira masih cukup namun ternyata salah terka sehingga dilepas kembali dan dipompa dulu di SPBU sekitar Balai Kota. Selepas itu dipasanglah ban cadangan ini.Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno.. (2)

Disinilah KHS belajar dan diajari mas sofi tata cara merangkai dan memakai dongkrak manual ini. Selain itu belajar menempatkan posisi dongkrak yang benar baik dari sisi bodi maupun rangka mobil. Selain itu tata cara melepas dan memasang kembali baut ban mobil ini. Ketika memasang diusahakan dalam posisi silang atau berlawanan satu sama lain.Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno.. (2)

Prosesi selanjutnya kembali ke SPBU untuk menembelkan ban tubeless ini. Ternyata tidak butuh waktu lama dimana hanya kisaran 2 menit saja untuk menembel. Alhamdulillah langsung geser ke kantor dengan memakai ban cadangan ini. Namun KHS minta tolong ban cadangan ini untuk dilepas saja karena ternyata setelah dicek produksi tahun 2007 sehingga cukup riskan untuk dibuat perjalanan panjang. Akhirnya setelah dilepas maka dipasang kembali ban bocor yang sehabis ditembel tadi.Pengalaman pertamax pakai dongkrak manual di motuba Mbah Tarno.. (2)

Alhamdulillah sempat keringetan ganss…heheheh. Pelajaran yang dapat KHS ambil yakni jangan lupa bawa pompa baik elektrik atau manual agar kalau bocor bisa dipompa sementara untuk dibawa ke tukang tambal ban terdekkat. Selain itu tekanan ban cadangan senantiasa dicek secara berkala misalnya minimal setahun sekali.

Selengkapnya ada di kanal YT setia1heri brosis….

Maturnuwun

 

Baca juga :

Comments

comments

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----
Tentang setia1heri 5238 Articles
Seorang Bapak dengan 3 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..