Obrolan seputar racikan roller Yamaha Aerox

Obrolan seputar racikan roller Yamaha Aerox

setia1heri.com – Obrolan seputar racikan roller Yamaha Aerox. Beberapa warganet mengidamkan motor Yamaha Aerox ini powerful baik untuk kendaraan harian komuter maupun racing. Beberapa ubahan yang dilakukan agar motor bertenaga dan perkasa pada motor matic ini dengan mengganti roller, per CVT atau pulley. Nah berikut obrolan seru mengenai racikan roller Yamaha Aerox. Monggo disimak gans….

Obrolan seputar racikan roller Yamaha AeroxObrolan seputar racikan roller Yamaha Aerox bermula dari grup facebook YAMAHA AEROX 155 INDONESIA. Salah seorang warganet memohon rekomendasi racikan bumbu sedap terkait roller agar membuat Yamaha Aerox semakin ngacir dijalanan. ” Rekomendasi racikan roller aerox old buat ngejar top speed Dan harian ” ujar bro Sandy II pada tanggal 10 November 2022.  ” roller 9 gram TDR dikombinasi roller ORI zeon ” ujar salaah satu warganet bro Bugs Geo Putra Djaya.


Beberapa warganet membagikan pengalaman mengenai dunia roller ini. ” Saya cuman 13/12 terus jalur roler dikeruk enak buat harian mah buat ke 100 ge cepet naiknya ” ujar bro Regi Marthin. Hal pengalaman serupa juga dibagikan oleh bro Alan Dzywrygh Lynzh, “Saya per cvt dan cetry idealizspeed pully 13,8 dan roller 12 rata kampas daytona enak banget buat akselerasi bb 120kg stop n go gassss terus ” tambahnya.

Obrolan seputar racikan roller Yamaha AeroxWarganet lain turut membagikan pengalamannya sebagai berikut :

Dhitoy’s Fardhits :
roller 10mix13, pulley 13,8 kerok jalur roller, vbelt nmax, per cvt pcx 1500, per sentrik beat karbu 1500. dan remap eccu naikin kompresi ubah injector 10 hole, koil ktc racing, busi brisk/tdr. cobain dah, beuh mantap dari stop ke 100km naik cepat di tambah vva nyala di 50km/j. top speed tembus 152km/j masih belom gerung/limit. mau terus tembus rada ngewri karna shock db bawaan aerox keras buat porsi badan kecil jd kawatir kalah sama angin

Cahaya Supadana :
Berbagi pengalaman aja ya om , roller itu mnurut sy cuma enak di stop n go aja kalau mau ngejar top spit minimal main mesin/porpol jadi ada pilihan mau enak tarikan awal ya pake roller ringan cntoh 9/10 kalau mau ngejar atas contoh 11/12 .kalau mau keduanya tinggal di mix tpi nggk bgtu pengaruh hnya brp prsen aja itu mrnurut sy krna yg roller di ringanin hnya enak buat nyeli stop n go dan tarikannya aja, mnurut sy std nya aja udh enak ko itu balik ke perawatan masing” Aja . Itu prngalaman sy ya om mohon di koreksi

Obrolan seputar racikan roller Yamaha AeroxSementara warganet lain untuk mempertimbangkan mengenai top speed ini. “Bingung juga, ngejar top speed biasanya mengorbankan akselerasi terutama akselerasi putaran bawah dan tengah. Sehingga angkatan menjadi berat. Tapi sebaliknya utk harian, biasanya mengandalkan agar tarikan ringan akselerasi kencang. Menjadi hal yang kontradiktif, misal : utk top speed, pada menyarankan roller berat, tapi kalau untuk harian pada menyarankan roller ringan. Kecuali jika mau keluar biaya besar utk modif di permesinan juga. Kalau hanya mengandalkan modif ringan, semisal kirian saja akan sulit. ” terang bro Mas Suwondo.

Obrolan seputar racikan roller Yamaha Aerox

Sedangkan warganet lain menyarankan untuk melakukan remap eccu saja untuk stop dan go harian. ” remap eccu naikin kompresi dan minta settingin buat stop n go yg enak. tanpa mesti rubah kirian, itu udh enak batt ” pungkas bro Dhitoy’s Fardhits.  Well, itulah brosis obrolan seputar roller Yamaha Aerox 155 ini.

Upgrade Yamaha Aerox tipis-tipis tampak manis brosis.

Maturnuwun

baca juga :

Comments

comments

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Tentang setia1heri 5174 Articles
Seorang Bapak dengan 3 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..