Mobil terjungkal di tempat cuci mobil, siapa yang bertanggungjawab ?

Mobil terjungkal di tempat cuci mobil, siapa yang bertanggungjawab

setia1heri.com – Mobil terjungkal di tempat cuci mobil, siapa yang bertanggungjawab ?. Brosis mungkin pernah melihat kecelakaan mobil ditempat cuci mobil khususnya tempat cucian yang pakai penyangga hidrolis. Entah apa sebab musababnya sehingga mobil yang berada diatas itu terjungkal dan biasanya menyebabkan kerusakan pada mobil konsumen. Nah kira-kira siapa yang mesti bertanggungjawab?. Monggo disimak obrolan berikut gans..

Mobil terjungkal di tempat cuci mobil, siapa yang bertanggungjawab Diskusi mengenai Mobil terjungkal di tempat cuci mobil, siapa yang bertanggungjawab ini bermula dari grup facebook 🇮🇩 KOMUNITAS SUZUKI ERTIGA 🇮🇩. Salah seorang anggota melemparkan pertanyaan mengenai hal ini untuk memastikan siapa yang mesti bertanggungjawab. ” Maaf mau tanya,,siapa tau ada yg pengalaman. Sebelum semua terjadi dan mudah2an tak terjadi, seandainya terjadi sperti ini, apa yg anda lakukan? karna tak ada hitam diatas putih. 1. Minta t.jawab pemilik cucimobil. 2. Iklas dan pasrah ” tanya Zam pada tanggal 12 Maret 2022 sambil mengunggah sebuah foto mobil yang terjungkal ditempat cucian mobil hidrolis.


Beberapa warganet mengomentari keberadaan foto tersebut dan mencoba menganalisa kejadian yang tidak diinginkan tersebut. “Center of Gravity (titik berat) mobil tidak menyesuaikan dengan titik jackingnya.,,(Diluar kegagalan hydrolis systemnya). Memang riskan siih model single jacking ini,  Beda dengan yg model scissor jack. ” ujar Jurie Sulistio Kumara.

Salah seorang warganet yang mempunya jasa cuci mobil dan bengkel memberikan testimoni untuk menyelesaikan permasalah tersebut dimana yang awalnya musibah dapat menajdi berkah. ” Kebetulan bidang usaha saya begerak di bengkel dan cuci mobil, beberapa tahun yg lalu memang ada kejadian seperti ini di outlet saya ( salah satu cuci mobil favorit dan ter mahal dikota saya). Sebelum kejadian bengkel nya blom terkenal tapi setelah kejadian bengkel nya jadi rame dan terkenal knapa???? ” ujar Jimmy Taslim mengawali cerita.

” Karena mereka mengubah musibah jadi semacam iklan promosi dan jaminan. Ya pada saat kejadian mau ga mau pihak bengkel harus bertanggung jawab utk menganti semua kerugian konsumen, setelah di ganti semua pihak bengkel mengambil momentum itu sebagai ajang promosi bahwa kalo ada kejadian konsumen ga usah takut, krn pihak nengkel tetap bertanggung jawab sepenuh nya. Sehingga konsumen merasa aman cuci mobil disana di sampung semua pelayanan dan fasilitasnya di upgrade. Mungkin ini sebagai masukan saya.thanks ” tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Aliando yang memiliki usaha cuci mobil dengan resiko seperti diatas. “ Saya dulu buka steam mobil dan ketika markir mobil anak buah saya belum biasa bawa metic dan mobil nyelonong sampe nabrak coran sampe mesin pecah dan saya ganti Honda Jazz baru, begitulah resiko buka usaha kita harus berani bertanggung jawab ” tambahnya.

cuci mobil hidrolis di manukan surabayaWarganet Ade Qamzuy Kurniawan II pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan di tempat cuci mobil dimana handel pintu patah dimana akhirnya diganti oleh pemiliknya. ” Pernag cuci mobil, handle pintu patah. Gtw itu tukang cuci buka nya pake tenaga apaan. Ngbrol dgn owner, di ganti tanpa anu anu. ” terangnya.

Sementara warganet lain berkaca pada kejadian diatas menyarankan untuk mencuci mobil sendiri agar terjamin dan bebas dari baret-baret. ” Waduuuuuh, makanya saya kalau gak bener2 terpaksa gak akan nyuciin di luar, mending nyuci sendiri, sehat, hemat, hasil bisa lebih bagus, saya pakai sabun dari meguiars, kanebo asli dan bagus, sponge yg masih bagus, dan saya bedakan antara sponge yg buat bersihkan bagian bawah mobil sama sponge yg buat bersihkan atas mobil. Begitu juga kanebonya saya bedakan antara yg buat ngelap bagian atas mobil dan bawah mobil. Hasilnya lebih bagus dan gak ada baret2. ” tambah Haryo Seto Akhmad Yani.

“Saran saja kalau saya sering cuci sendiri,sambil olahraga dan menikmati waktu….. Misal takut sama yg cucian hidrolik mending cari cucian jadul yg pake dudukan dari semen..kalo didaerah desa-desa biasanya masih ada…kecuali kalo memang pas badan bener2 capek tapi mobil harus dicuci ..monggo baru di cucian hidrolik.. Kalau kejadian sampe segitu…. Ya anda harus berani minta tanggungjawab sama showroom cucian mobilnya … Yang penting ngobrol yang enak jangan emosi. ” tegas Jurnal Cito.

Jadi, bila ada kejadian seperti diatas maka yang bertanggungjawab tentu yang memiliki jasa cuci mobil. “Secara hukum bisa minta pertanggung jwabnya dari pemilik tukang cuci karena alat alat nya menyebabkan kerusakan pada kendaraan konsumen dan ini bisa di tuntut ganti rugi dalam hukum bisnis di atur resiko bisnis harus di tangung ole pemilik tempat cuci kalau tidak bisa di tempuh jalur pidana ok gaess Gbu all ” pungkas Guntur Kumaunang.

Maturnuwun

baca juga :

Comments

comments

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Tentang setia1heri 5115 Articles
Seorang Bapak dengan 3 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..