Plus minus pakai stiker RFID FLO di tol

Plus minus pakai stiker RFID FLO di tol

setia1heri.com – Plus minus pakai stiker RFID FLO di tol. Dulu lewat tol harus bayar pakai uang fisik dan kemudian ada pilihan e-money dan sekarang ada yang terbaru yakni pakai RFID FLO. Mungkin brosis masih ada yang asing dengan RFID FLO dari jasa marga ini karena memang masih sebatas ujicoba untuk tol di sekitar Jabotabek dan Bali saja. Dulu ada pilihan gerbang tol bayar manual, GTO (Gardu Tol Otomatis) yang masih pakai e-money dan kini pakai RFID FLO bisa langsung bablas tanpa harus berhenti nempelin kartu. Monggo disimak gans plus minus pakai RFID FLO ini…

Plus minus pakai stiker RFID FLO di tolObrolan tentang Plus minus pakai stiker RFID FLO di tol bermula dari postingan warganet di grup facebook Motuba. “Mbah, Sharing yuk plus minus pake FLO dari jasa marga. Kalo gejil Alhamdulillah seneng karena belum pernah ada kendala ga kebaca sensornya. Ga senengnya kalo isi pake bank lain selain bank BUMN kena biaya lagi 1000. Apa harus kita up ke kementrian terkait biar bisa pake platform pembayaran lain lain selain transfer bank dan link aja. Foto 1 reborn 2016, Foto 2 papanja 2009, Foto 3 T200ss 2013 ” ujar mbah Prakoso Aji Satrio pada tanggal 16 Agustus 2021 pada pukul 16.55 dengan mengunggah foto-foto mobil yang telah tertempel stiker FLO. Enak mbah pake flo, sdh 3 bulan pakai, gak usah buka kaca kalo lewat gerbang tol yg ada sensor flo nya” tutur mbah Alfarisi Fadjari


Sekedar inpoh, Stiker FLO dirilis oleh Jasa Marga tahun 2019 silam. Mengutip jasamarga.com, FLO merupakan Sistem Pembayaran Tol Prabayar berbasis Mobile Application dan Sticker, yang menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID), serta menggunakan source of fund berbasis Voucher Elektronik (VE). Jadi untuk menggunakan FLO ini harus unduh aplikasinya dulu yakni Let It FLO yang ada di di Google Play Store dan App Store. Selanjutnya akan dapat stiker FLO yang biasanya dipasang pada lampu depan mobil. Nah pastikan sebelum lewat gardu FLO saldo tercukupi masbrow…

Beberapa warganet mengaku baru tahu keberadaan stiker FLO sebagai pengganti tap fisik e-money tersebut. “Baru tau mbah, tak kirain apaan itu ternyata sensor to, soale pernah lihat di beberapa mobil di parkiran PT, kok lampunya ada stiker yang bentuknya sama, saya kirain iseng atau gimana ternyata ini to. ” ujar Muhammad Syafiuddin. Beberapa warganet juga penasaran dengan cara menggunakannya stiker FLO ini. “Melu nyimak mbah.. Cara ne piye ntuk ngono kuwi ” tanya mbah Agung Wibowo. Hal ini langsung direspon oleh Prakoso Aji Satrio, “Agung Wibowo bablas ae Mbah, Ada gerbang khusus ada plank Flo ne dan asal ada saldonya” jawabnya.Plus minus pakai stiker RFID FLO di gerbang tol

Kekurangan stiker flo ini menurutnya lokasi pemasangan yang rawan untuk dikelupas oleh orang iseng. “Problem saya cuma 1, kalo bisa dicari posisi yang lebih aman, karena pemasangan untuk saat ini di headlamp, rawan kena kelet orang iseng yaa walaupun kalo di kelet dan di tempel di mobil lain ngga akan bisa kebuka karena udah ada database mobil waktu proses pendaftaran, apesnya harus minta bikin ulang ke kantor pusat dan lumayan lama buat waktunya. Coba bisa pasang di kaca depan bagian atas tengah mungkin lebih josss tapi bingung juga kalo taro disitu sensor kamera di gerbang tolnya taro dimana 🤣” ujar mbah Rizqi Nugraha. Hal serupa juga diungkapkan oleh mbah Muhammad Hanif, “Gampang di copot gak tuh pake tangan, takut pas parkir di isengin orang” tambahnya.

Radhitya Ken mengungkapkan kendala lain terkait penempatan stiker FLO ini sehingga harus digeser dari tempat semula. “Coba d almaz om, klo pake posisi sticker sesuai SOP jasa Raharja (di lampu), gak bakal bisa kedetect 🤣. Akhirnya sticker nya pindah ke posisi bumper atas 👍 ” tuturnya.  Menurut beberapa warganet meskipun stiker bisa saja dilepas dan dipindah ke mobil lain namun dipastikan hal tersebut tidak berfungsi. “Muhammad Hanif Gampang (dicopot) , tapi ngga bisa di pake dimobil lain karena udah ada database saat pendaftaran diawal😁 ” ujar Rizqi Nugraha. Hal ini juga ditegaskan oleh Prakoso Aji Satrio, “Di lelet langsung rusak sensornya mbah “pungkasnya.KHS alias setia1heri mencoba basgor di besuki situbondo tahun 2021 (1)

Well, itulah brosis sekilas Plus minus pakai stiker RFID FLO di tol. KHS hanya berharap mungkin teknologi ini bisa dikembangkan dikota besar lain agar memudahkan transaksi dengan tidak harus banyak antri di gerbang tol. “Heri Setiawan Jabodetabek baru sekitar 50gardu Mbah (info per Juli 2021) ” tambah info dari mbah Prakoso Aji Satrio. Selain itu info dari mbah Ardanis Bergas, RFID Flo ini juga ada di Bali. “Heri Setiawan tol Bali Mandara ada, Trans Jawa juga ada tapi ga terinci di GT mana aja karena masih taraf uji coba ” pungkasnya.

Maturnuwun

baca juga :

Comments

comments

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Tentang setia1heri 4723 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

1 Trackback / Pingback

  1. Plus minus pakai stiker RFID FLO di tol | Jatimotoblog

Monggo dikomeng gans..