Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda

Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda baik bensin maupun diesel

Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda baik bensin maupun diesel. Diskusi mengenai kelebihan dan kekurangan mobil Mitsubishi Kuda yang pernah mengaspal di Indonesia sejak tahun 1999an silam. Mobil MPV yang merupakan saingan Toyota Kijang dan Isuzu Panther ini hanya berumur 6 tahun sebelum di stop produksinya. Nah monggo diintips mobil besutan PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku ATPM Mitsubishi di Indonesia ini brosis.

Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda baik bensin maupun dieselObrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda bermula dari postingan di grup facebook Motuba pada tanggal 11 Pebruari 2020. Salah seorang mbah penasaran dengan mobil bagus ini kok sepertinya kalah saing dengan kompetitornya. “Konon mobil ini adalah kompetitor Isuzu Panther dan Kijang Kapsul, tapi mengapa kalah Mbah?“Juna Adityatama digrup fb ‎Motuba sambil melampirkan iklan Mitsubishi Kuda Grandia tahun 2002 dengan bintang Bon Jovi. “Namanya ngga menjual mbah. Musuhnya punya nama cantik: panther, kijang, bison. Doi malah kuda. Harusnya diruwat dulu mbah.” canda Mursid Bass Kurniawan.


Sekedar informasi Mitsubishi Kuda ini ada 3 generasi. Generasi pertama tahun 1999 ada 2 versi yakni mesin 1.6 L bensin karburator, dan mesin diesel 2.5 L.  Ada 3 pilihan yaitu GLX (standar), GLS (menengah) dan Super Exceed (mewah).  Tahun 2002 mengusung mesin 2.0L injeksi (MPI) dengan 3 pilihan juga yakni Deluxe (standar), Diamond (menengah) dan Grandia (mewah). Generasi ke-3 meluncur tahun 2005 sekaligus berhenti produksi dengan desain yang tidak kotak lagi yakni lebih oval dan lebih manis.Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda baik bensin maupun diesel

Mengomentari postingan diatas beberapa warganet yang pernah memelihara motuba Kuda turut memberikan komentarnya. Beberapa warganet mengaku bahwa kabin tergolong sempit. “Nitip jejak mbah diamond wkwkw. 😅😅😅. Handling enak, empuk. Minus kabin lebih sempit dari panther dan kisul. Yg bensin ini lumayan konsumsinya haha” tutur Aldhian Bagus Nursatya. Hal ini diamini oleh Arfakhsyad Azzam Faylasuf Dafa, “Dari luar kelihatan ukurannya ga jauh beda dari kompetitornya.. tapi pas masuk kedalam sempit padahal waktu itu saya pake yang grandia bensin long. Apalagi yang short gimana tuh rasanya.” terangnya. “Pernah numpang ini, kesannya sempit! dapat posisi dibelakang dg jok hadap samping 😀” tambah Nyoman Abdi.

Tidak dipungkiri juga beberapa warganet lain mengaku bahwa mobil ini tergolong enak. Mobil enak…Shock ny lbh empuk dan enak kick down dr innova bensin. variant bensin ny lbh mngoda hny diesel ny y jls kalah power dan irit dr kendaraan mojopahit dan neng ipah D4D ” tutur Elo. Ariyanto Jogja juga mengomentari mobil MPV 2.0 ini. “Pernah njajal kuda milik temen. Kuda diesel thn 2000. Nyaman dan irit. Mesinnya halus biarpun diesel. Cuma dalam memang rada sempit. Dibandingkan para rivalnya. Tp oke kok. ” tambahnya. “2thn lebih ngopeni Jabrik GLS Solar Suosss tanpo rewel,..Cuma kadang stir sering speleng ke kiri klu melintas dpn rumah mantan mbah.” canda Kang Din.Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda baik bensin maupun diesel

Warganet lain mengungkapkan dari sisi speed yang maknyuss dan lebih bertenaga. “Aku wareg pake ni mobil….dari baru smp dijokul di km 150 rb….aman2 aja….top speed nya bolehlah…yg 2.0 tarikan oke….bensin imbang sama kapsul” ujar Irfan Afan Arfani. Rachman Sumpena turut menegaskan mengenai tenaga yang mantabz dari MPV 2.0 ini. “Pernah punya grandia 2002 mesin bensin 2000 cc, kelebihannya mesinnya super kenceng dibanding rivalnya yg sekelas, nyaman, handling mantap, pernah ketemu tanjakan terjal avanza baru pada keok, pake kuda bensin tetep anteng nanjaknya. kondisi kuda grandianya isi 10 orang mbah, papanjanya isi 5 hehe.” tambahnya.

Bagaimana dengan konsumsi BBM? beberapa warganet mengaku bahwa konsumsinya tergolong boros. “Pernah disetirin bapak Grandia plat merah punya kantor, tenaga ga bisa diragukan, tapi bensin sobat Ambyar SPBU mbah 🤣” tutur M Asyrofi Nu’man. Wahyu Mehar menyebutkan bahwa konsumsi sekitar 8km/l. “2.0 MPI bantingan atos, tapi lebih nyaman di banding rush. BBM 1:8 dalkot. sperpart susah di cari.” tambahnya. “Babe gejil punya Kuda Grandia bensin 1.6. Penggerak roda belakang. Konsumsi dengan rerata kecepatan 60 km/jam adalah 1:7.7-8.” tambah Adhi Setyawan Nur Persada. Tapi hal berbeda disampaikan oleh Tiyanto bahwa ini tergolong irit. “Pernah ngopeni 3 thn kudane morotuwo. Uirit mbah….Solar 50ewu keno nggo piknik muter2 semarang” terangnya. “motuba keluarga gejil mbah Namanya “Jawara : jaran ra wani ragat”. 100rb minum solar nyetir Sampai capek mbah.” tambah Mahendra PanduAji Pramana.Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda baik bensin maupun diesel

Bagaimana dengan sparepart? mungkin asumsi awam bahwa part mobil Mitsubishi memang tergolong mahal. “Spare part mahal” ujar Setiawan Rudi. “Velg nya mahal ini mbah masio bekas 🤣🤣🤟🤟🤟” tambah Aksa Wheel’s. Disisi lain juga orang melihat bahwa ini mobil juga masuk golongan Toyota Kijang. “Sering di tanya orang…Ini kijang tahun berapa mas..🤭🤭🤭” terang Kusno.

Satrio Budi Laksono berkomentar tentang track roda.Yg lucu track roda depan lebih lebar Dibandingkan track roda belakang sehingga jika ketemu dijalan dan dilihat dari samping belakang seolah2 sasisnya miring alias lari anjing” tuturnya. Hal ini dijelaskan oleh Wildan Ali,”Satrio Budi Laksono semua mitsubishi,sumbu roda depan lebih lebar dari belakang.biar gak gampang selip” jawabnya. Istiko Eko mengomentari tentang desain. “Desainnya masih kaku dan pake talang air, akhirnya kalah saing sama kijang kapsul dg panther kapsul yg jd rivalnya pd waktu itu yg sudah full rounded tanpa talang air.” tuturnya.Obrolan plus minus tentang Mitsubishi Kuda baik bensin maupun diesel

Kembali ke persoalan membandingkan antara Toyota Kijang, Isuzu Panther dan Mitsubishi Kuda. “semua alasan logis irrelevant dengan kasus kuda panther kijang ini semua sama selevel baik rancang bangun desain dan teknologi. rasa berkendara gak signifikan bedanya.. harga baru ya segitu segitu.. aftersales ya gitu gitu juga.. perkara selera aja. percuma debat kusir buang buang waktu..” ujar Antonius Atmaditya. Vaiz Abe jgua menegaskan ini. “Mnurut saya sudah ada segmenya masing2, di mobil kecil toyota merajai,di kendaran truk medium mitsubishi paling laku, dibanding isuzu rajanya diesel, pdhal panther nya laku di banding si kuda, hino truk kecil gk begitu, tpi truk besar merajai, mnurut saya sudah segmen psad nya masing2” pungkasnya.

Ada 2 hewan bensin mbah…. Kijang lebih tangguh tuk jalan pegunungan dan kabin luas… Kuda lebih nyaman tuk luar kota Mbah (kabin lebih senyap dan yahuii tuk nyalip)” pungkas Ahmad Heavyfolder Nuryanto. Sebagai informasi harga bekas Mitsubishi Kuda dibanderola mulai 40 jetian untuk lansiran tahun 1999-2000 sementar untuk yang tahun 2005 masih diangka 90 jetian brosis.iklan jadul mitsubishi kuda 2002 bon jovi

Maturnuwun

baca juga :

Comments

comments

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : https://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

About setia1heri 4374 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..