Review sekilas sedan Toyota Soluna dari warganet

Review sekilas sedan Toyota Soluna dari warganet (2)

Review sekilas sedan Toyota Soluna dari wargane. Mobil sedan Soluna menjadi pilihan tersendiri bagi orang-orang yang memiliki bajet terbatas tapi tidak ingin kehujanan bersama keluarga. Diantara banyak pilihan motuba maka keberadaan Toyota Soluna dapat dijadikan alternatif pada rentang harga 40-60 jeti untuk mobil keluarga. Monggo disimak Review sekilas sedan Toyota Soluna dari warganet.

Review sekilas sedan Toyota Soluna dari warganetToyota Soluna masuk di Indonesia tahun 1997 dan diproduksi hingga tahun 2002 saja. Terdapat 2 tipe yakni Toyota Soluna GLi dan Toyota Soluna XLi. Soluna GLi lebih advanced dari sisi fitur seperti electric mirror,central lock,remote alarm dan terdapat 2 pilihan transmisi yakni matic dan manual serta banyak pilihan. Sedangkan vesi Xli lebih sederhana meskipun sama-sama berkubikasi 1500 cc tipe 5A-FE 4 silinder segaris 16 katup DOHC . Review sekilas sedan Toyota Soluna GLi dari warganet

Beberapa warganet yang pernah memelihara Toyota Soluna turut memberikan reviewnya. Mereka secara sukarela membagikan pengalamannya di grup facebook Motuba. “Review Soluna Matic 2001, Km hampir 300rb, Udah ikut saya 2 taun, beli cuma 40jt, Mesin, matic, kaki masih nyess… nyamannya berani banget diadu sama LCGC baru… yakin
ga pernah ngambek, maintenance minim banget, bensin irit, parts super murah. interior dalem bahannya nampak murahan, tapi strong banget (di km yg hampir 300rb interiornya masih bisa ori kaya baru. mungkin ada yg pernah pake juga ni mbah 😁 ” tutur Rangga Komara di grup fb ‎Motuba pada tanggal 18 Juni 2019. Doi sambil melampirkan sebuah foto sedan Soluna warna abu-abu mettalic dengan wingrack diatas.Review sekilas sedan Toyota Soluna XLi dari warganet

Warganet lain yang pernah mengendarai atau memelihara turut memberikan komentar. “Saya pake 2003 dah 7 tahun odo 200 ribuan paling kaki2 yg sering service ” ujar Soekirno Mawon. Hal ini diamini oleh Agung Putra, “Ini mobil ringan banget mbah, FC irit, part murah, mesin ga rusak rusak, ac dingin.. Kelemahan legroom belakang sempit banget tp bagasi malah luas..Kangen ni mobil, dulu saya kuliah pake Soluna, rebutan cewe sama mahasiswa lain yg bawa Jeep YJ dan saya menang 😁 ”  tambahnya.Review sekilas sedan Toyota Soluna matik dari warganet

Andhika Agung Permana pernah memiliki punya eks pejabat dengan segala kelebihannya. “Pernah pake yg manual mbah, mesin enak , gejil kebiasaan bawa mpv naik ini ya pasti krasa enak.. Trus wakty itu +++ nya lagi bekas eks pejabat tinggi kyknya, plat nomor angkanya 7777 kalo ngak salah, pkok 7 semua lah, tiap ada razia dimanapun pasti pada hormat semua. ” terangnya.Review sekilas sedan Toyota Soluna injeksi dari warganet

Erka Papatpitu juga mengungkapkan pengalamannya mengendarai mobil punya kakaknya. “Enak mbah,sering pinjem punya kakak.. tapi yg versi manual..irit bbm + lincah, buat lari2 kecil juga lumayan.. tapi klo dah diatas 120kph mulai goyang. dashboard,doortrim & setir orinya agak jadul ya mbah. Enaknya ya jarang rusak / trouble di jalan,bandel banget. ” pungkasnya.Review sekilas sedan Toyota Soluna manual dari warganet


Itulah mantemans Review sekilas sedan Toyota Soluna dari warganet. Bagi beberapa orang Toyota Soluna itu identik dengan mobil taksi dulunya sehingga mungkin sudah familiar.Review sekilas sedan Toyota Soluna dari warganet (2)

Maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : https://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 4048 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..