Tidak hanya driver Gojek, calon penumpang pun kena intimidasi oknum ojek pangkalan

Setelah beredar banyak spanduk penolakan terhadap Gojek dari abang ojek pangkalan, kini ternyata sasaran intimidasi juga diterima oleh calon penumpang GoJek. Ceritanya seorang penumpang memesan ojek via Gojek namun ketika driver gojek mau narik dihalang-halangi oleh oknum Ojek Pangkalan.

Korban intimidasi tukang ojek pangkalan ini bernama Farah Grid Aulia yang menyampaikan kronologis intimidasi driver Gojek dan dirinya sebagaimana diunggah dilama facebooknya hari sabtu, 1 Agustus 2015 jam 17.00 WIB.
image

image


Dalam tulisan diatas terlihat jelas bagaimana bentuk intimidasi tersebut yang akan menabrak hingga memecahkan kepala driver Gojek maupun calon penumpang tersebut. Untungnya driver gojek memilih untuk mengalah dan calon penumpang mengurungkan niatnya untuk naik ojek.

Semoga masalah gesekan antar sesama ojek ini bisa di selesaikan secara kekeluargaan. Karena semua sama-sama cari sesuap nasi untuk menghidupi anak dan istri. Dan kalau urusan periuk gak terisi apapun bisa dilakukan hingga tak terkendali emosi.

Maturnuwun
———

Posted from WordPress for Andromax Zetia1heri

Comments

comments

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Tentang setia1heri 4728 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

4 Comments

  1. urusan gampang jadi runyam karena di jakarta serba individu… kalo didaerah… digituin… tinggal datengin aja ke Rt dan Rw… trus laporin si tukang ojeknya kalo ada ancaman… kalo di kampung saya bisa gitu… jangankan urusan gitu… urusan ngebut di dalam kampung aja gampang… tinggal laporan aja ke rt rw… ntar bapaknya si anak yang ngebut itu tinggal didatengi… diceramahi

  2. Gimana ya Om…
    Habisnya selama ini kan dunia kerja mereka berjalan tanpa ada saingan berarti.
    Namun bagaimanapun segala macam bentuk kekerasan ga dibenarkan.
    Pesen aja deh, buat orang orang pintar & kaya diluar sana.. kl mau berinovasi jangan diarea wong cilik ya..

Monggo dikomeng gans..