Curi motor untuk biaya sekolah anak… #miris

ilustrasi
ilustrasi

Berdalih dan mengaku mencuri motor untuk membiayai sekolah 2 anaknya, seorang bapak diciduk pihak kepolisian Surabaya.  Pria residivis ini diamankan kembali oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya ketika akan menjual motor curiannya ke Pulau Madura.  Kalau sebelumnya dibui karena mencuri 2 motor maka saat ditangkap tersangkut pencurian 4 motor masbrow. Wilayah pencurian motor yang dilakukan secara berkomplot ini meliputi Manukan; Ngagel; Kebraon; dan Porong, Sidoarjo.

Mengutip jppn.com (11/1), pelaku yang bernama Joko ini ditangkap ketika mau menyebrang jembatan Suramadu dimana hendak menjual barang curiannya. Karena gelagatnya mencurigakan maka polisi mendekati pelaku dan menanyakan kelengkapan surat berkendara. Namun karena tidak dapat menunjukkan akhirnya dilakukan pengembangan dimana motor tersebut ternyata merupakan hasil pencurian.


‘Saya mencuri untuk membiayai sekolah dua anak saya. Setiap mencuri, saya mendapat bagian Rp 600 ribu. Motornya per unit kami jual Rp 2,5 juta,” ucap Joko

Entah benar atau tidak pengakuan diatas, membiaya hidup dan sekolah anak dengan hasil pencurain. Jikalau benar, semoga pelaku sadar akan kesalahannya selama ini.

Maturnuwun

baca juga :

Comments

comments

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Tentang setia1heri 4752 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

10 Comments

  1. kasian, mencuri karena terpaksa

    beda banget ama KORUPTOR! udah nyuri duit rakyat, dihormati lagi

  2. Udah tau ngga bisa nyekolahin anak dengan halal, malah bikin anak.

    Di kampung sebelah rumah ane lebih parah, cowonya umur 20 baru lulus SMA kerja serabutan, cewenya umur 16 tahun ngga mau ngelanjutin sekolah. Minta dikawinin dalam tempo waktu sebulan sama emak bapaknya. Terpaksa emak bapaknya pinjem sana-sini. Bayangin umur 16 tahun sampai 40 tahun bisa kecetak berapa anak tuh. Plus cewe yg akan jadi ibu nantinya aja ngga mau sekolah, gimana anaknya

Monggo dikomeng gans..