Kentoet yang sungguh2 dinanti…

image

Berbicara kentut tentu semua orang sungguh sepakat bahwa itu sesuatu yang privat, mungkin menyebalkan dan sedikit banyak menimbulkan kegaduhan sosial. Gas asam arang yang terbuang dari proses metabolisme tubuh ini juga dapat menimbulkan spekulasi kepribadian seseorang. Tidak percaya? Silahkan anda cermati gaya kentut orang lain tetapi lebih bijak kalau kita mengamati gaya kentut sendiri….xixixixi.  Disisi lain gas amoniak ini ketika tidak diletuskan juga berbahaya bahkan bisa-bisa juga perlu dibawa ke rumah sakit. Terlepas dari timbulnya gejolak kerumunan, saling tuding sambil memegang hidung namun justru kentoet itu ada sebagian orang sungguh-sungguh menantikannya. Apakah sebuah kelainan? #Ups…tunggu dulu.
Ini kisah nyata masbrow, bagi yang pernah mengalami atau mengetahui operasi terkait dengan perut maka kentut merupakan sesuatu yang dinanti. Ini yang KHS ketahui ketika menemani adik yang operasi usus buntu beberapa waktu lalu. Beberapa jam ke depan pasca operasi banyak perawat yang menanyakan keberadaan kentut ini. Aneh kan? KHS tidak paham secara medis hubungannya  ‘angin bocor’ ini dengan keberhasilan operasi ini.
Yang jelas selama menunggu kentut ini adik dilarang oleh dokter untuk minum apalagi makan. Alhamdulillah setelah menunggu 48 jam pasca operasi  ‘sesuatu’ yang sungguh dinanti ini telah keluar dengan sukses. Emak dan Bapak yang nunggu adik sungguh sumringah dan kabar baik ini pun segera diberitahukan kepada perawat yang berjaga siang itu. Yah…akhirnya nongol juga.
Setelah yang dinanti keluar ini, oleh dokter yang kontrol memeriksanya memperbolehkan adik untuk minum tetapi itupun tidak boleh langsung banyak hanya beberapa sendok saja. Nah disinilah KHS juga tidak memahami korelasi antara kentut dengan aktivitas minum tadi. Mungkin manteman yang punya kapasitas medis atau pak dokter dan bu dokter bisa sharing dimari. Thx b4.
Naaaah…sudah tahukan, kalau ternyata kentut itu sesuatu yang sangat berharga dan sungguh dinanti bagi orang pasca operasi. Jadi bersyukurlah kalau kita masih bisa kentut dan sambil berekspresi…….xixixixixixixixi. 😆
Maturnuwun.

Comments

comments


***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Tentang setia1heri 4728 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

5 Comments

  1. ada kaitannya sama proses biusnya kang,kalau gak kliru biusnya itu menidurkan semua syaraf,termasuk yg di saluran pencernaan,jadi kalau yg ditunggu kentut itu buat memastikan semua syaraf pencernaan sudah bangun normal,keluarnya kentut kan krn gerakan di salurn pencernaan jg. Kayanya gt kang. . . . .

Monggo dikomeng gans..