Hari sabtu (9/2) blogger jatimotoblog mendapatkan undangan untuk menghadiri gathering dan sosialisasi PGMFi Blogger Jawa Timur yang diselenggarakan oleh MPM Motor selakuk Main Dealer Honda di Jawa Timur. Acara dilaksanakan di Parkir Timur Delta Plaza Surabaya. Dari Gresik ada 3 blogger yakni kang gianluigi mario, valenanda dan ane sendiri. Berangkat setengah 8 dari bunderan GKB Gresik.
Sebelum acara test ride kawan-kawan blogger ini berikan pemahaman tentang Honda Verza ‘dibandingkan’ dengan kakak NMP. Lha kok dibandingkan ? sebenarnya lebih tepatnya dilakukan apa perbedaan Verza dengan NMP karena secara kubikasi mesin 150 cc juga sama meskipun teknologinya beda jauh. NMP masih karbu sedangkan Verza sudah PGMFi alias injeksi.
Berhubung masih belajaran soal otomotif maka ane tidak paham istilah-istilah yang digunakan. Untuk spek lebih detail terkait dengan Honda Verza ini dapat dilihat dipostingan press release dari AHM kemarin ya (postingan disini). Yang jelas keberadaan Honda Verza ini merupakan motor hemat yang sengaja dikeluarkan honda layaknya GL Max series tahun 1995 dahulu. Meskipun dengan harga 17 jutaan tetapi fitur-fitur yang diberikan tidak kalah dengan ‘kakak’nya NMP.
Desain tangki verza kalau tidak ada shroud seperti megapro lama. Shroud ini hanya diberikan pada Verza versi pelek bintang alias chastweel yang harganya selisih 900ribu. Selain itu tipe pelek bintang ini sudah dilengkapi dengan ban tubeless. Sedangkan yang jari-jari harus ‘pasrah’ dengan tampilan apa adanya…hehehehe. Tetapi dari sisi engine maupun ‘daleman’ setahu ane tidak ada perbedaan sama sekali.
Berhubung motor laki hemat maka ada beberapa fitur yang dihilangkan khas motor laki diantaranya tidak ada panel RPM di speedomter, saklar DIM , serta klakson yang hanya tinggal sebiji…hehehe tetapi overall mantablah buwat motor harian untuk ke kampus, pasar, kerja atau aktivitas apapun. Oia kawan buwat yang suka monoshock di Verza ini sudah disediakan ‘ruang’ sehingga tidak ribet untuk mengganti shock breaker stereo ini.
Ketika waktu tesride kami jatimotoblogger harus antri dahulu karena tesride ini dalam rangka pemecahan rekor MURI dengan 1000 biker tesrider. Sebelum tesride beneran bisa dicoba tesride ‘simulasi’ didepan komputer dengan simulator yang disediakan oleh panitia. Arena tesride yang terbatas membuat tidak leluasa untuk mengeksplorasi lebih jauh. Ane sendiri ketika mau belok terasa kaku karena haluannya terbatas serta top speed yang digembor 110km/jam tidak dapat diketahui secara pasti. Menurut kawan yang punya megapro sepertinya tidak jauh berbeda meskipun katanya shockbreakernya mendingan punya NMP. Katanya begitu…
Terkai t keiritan sendiri ane tidak paham terlalu jauh metodenya yang jelas ketika slide presentasi dari pihak MPM kemarin menyebutkan 47 km/liter yang diklaim paling irit dibandingkan kompetitor sekelasnya. Sedangkan kalau muncul dimedia online hingga 162 km/liter ane gak tahu hingga kawan yang punya Bajaj XCD merasa tersinggung…xixixixiix
. Masak rekor keiritan XCD terpecahkan (kalau mau lihat keiritan bajaj pulsar ada disini).
Monggo kawan yang mau meminang Honda Verza keluaran teranyar ini. Berhubung versi pahe maka jangan terlalu banyak menuntut tetapi mantablah dengan harga segitu…xixixi
mantap……
harusnya 162 km/liter yang masuk rekor MURI 😀
setubuh
ane blm nyoba 😀
layak dicoba bang 😀
Hahahahaaa, 162km/liter…..(mikir caranya gimana ya???, bisa sampai segitu….salah ketik/salah hitung/salah rumus,dsb) 😆
*Nitip kang >>> http://goo.gl/i8lC0
salah konversi …cmiiw 😆
Owchhh….
Jadi kesimpulan akhir enak endhi mas, numpak pulsar opo versa? Dengan kondisi yang sama. Matur suwun.
sebagai user pulsar ane tetep vote pulsar
ni verza cocok yang mau entry level motor laki aj
ono rego ono rupo 😉 iyo to kang?
gak sempet ngobrol nih…njenengan habis makan siang duluan sih..
iyo kang…selak ditinggal sepure…arep ning bumi blambangan wingi
napak2 ae nek ono kesempatan maneh 😀
beyes….sipppp