Serunya turing bareng pulsar BBG

Pak Seno dengan pulsar BBG-nya

Kalau kawan masih inget dengan postingan ane terkait member GPC  (Gresik Pulsar Community) yang mengubah pulsar BBM ke BBGnya (postingan disini) maka pada kesempatan kali ini ane ingin berbagi pengalaman turing bersama sang pemilik, Pak Seno. Hari sabtu-minggu (15-16) September 2011 kami kloter kedua GPC berangkat menuju kelokasi kopdargab paku baja balok  di Kediri (semoga postingan segera menyusul ye…).


Ketika berangkat segala sesuatu sudah disiapkan termasuk tabung LPG 3 kg. Dan perjalanan berjalan normal seperti motor biasa hingga saatnya mengisi kembali. Kalau motor biasa tentu yang dicari adalah pom bensin nah kalau motor luar biasa ini tentu cari LPG di toko-toko kelontong pedesaan.  Ini memang proyek idealis dimana harus mau bersusah payah, repot dan telaten muter-muter atau wira-wiri cari LPG 3 kg (terutama di kota yang justru susah).

Menurut pak seno dengan LPG 3 kg bisa mencapai jarak 140 km/ tabung  atau sekitar 46 km/kg. Kok tahu ? Ya setiap kali ganti LPG maka tripmeter akan direset agar bisa memperkirakan kapan BBG akan habis.  Soalnya indicator bensin di speedometer memang tidak digunakan jadi mengandalkan feeling dan tripmeter saja.  Awalnya digagas dual source alias BBG dan BBM, namun ternyata pada waktu itu agak merepotkan sehingga diputuskan untuk tetap memakai BBG saja. Kok mau repot ? ya inilah proyek idealis.

Untuk mencegah pembekuan dan pengembunan tabung LPG maka pak seno berinisiatif melubangi top boxnya untuk sirkulasi udara masuk maupun keluar. Karena ketika mengembun maka akan mempengaruhi sirkulasi pasokan gas ke pembakar yang berakibat kadang brebet alias tersendat-sendat.  Tentu cara melubangi top box perlu dipikirkan kembali ketika musim hujan tiba..hehehehe.

Tantangan terkadang muncul ketika kondisi kecepatan tinggi terus direm mendadak dan mau mengangkat gaz kembali terkadang mesin agak ngeslong (semacam kayak BBM habis mendadak).  Menurut pak seno kemungkinan pasokan gas terganggu dengan banyaknya udara ketika membuka, ditutup dan dibuka kembali. Ane gak paham istilahnya yang jelas ini masih PR untuk perbaikan ke depannya.  Jadi waktu perjalanan kemarin beberapa kali harus menepi untuk membenahi. Kok mau repot ‘trouble’  dijalan ? ya itulah proyek idealis 😀 .

Kebetulan pas turing kemarin ane persis dibelakang pak seno jadi bisa mengamati apa yang terjadi. Selain itu bonus ‘masakan’ alias gas buangan khas LPG yang tentu berbeda dengan BBM :mrgreeen: .  Semangat terus pak seno, semoga menjadi inpirasi biker-biker idealis yang lain. Bagi kawan yang pengin tahu instalasi konversi  BBM ke BBG bisa baca postingan (disini) atau menghubungi pak seno langsung. Beliau dengan ramah akan menjelaskan itu semua dengan gamblang.

Maturnuwun.

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : https://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3804 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

12 Comments

    • Jgn slh kaprah masbro… meledaknya elpiji bkn krn tabungnya meledak tapi krn tersulutnya gas yg bocor di ruangan tertutup… prnh liat truk pengangkut tabung elpiji? itu juga dibiarin kepanasan ga prnh ada yg meledak…

    • selama pemakaian… kalo temperatur panas malah lebih sip om….. aliran gas nya tidak ada yg membeku alias lancar. jadi suply bahan bakar dari tabung ke mesin tidak ada hambatan…. yg belum dicoba adalah ketika kondisi hujan. semoga musim hujan yang akan datang bisa touring luar kota…..

  1. kata siapa tabung lpg meleduk…
    pernah liat di ada tabung lpg meleduk?
    yang ada itu kebocoran di regulator atau selang kemudian terkena percikan api sehingga meleduk (tabungnya mah utuh2 aja)
    g percaya? silahkan googling gambar tabung meleduk.

    • Setuju sama Lik_Gino….. oleh karena itu, untuk keamanannya… disamping memastikan tiap sambungan tidak ada kebocoran (tes bisa menggunakan air sabun) juga saya tambahkan “selenoid valve” yg berfungsi membuka dan memutus aliran gas dengan menggunakan saklar. Kalau kendaraan tidak dipakai lama… regulator yg nempel d tabung bisa dilepas…..

Monggo dikomeng gans..