Tes kesehatan CPNS di RSUD dr. M. Soewandhie Soerabaja

Tes kesehatan CPNS di RSUD dr. M. Soewandhie Soerabaja

 

Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya terkait jadwal pelaksanaan tes kesehatan bagi CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Ane sebenarnya mendapatkan jadwal hari selasa (11/10) namun berhubung mendapat perintah kantor ke Jakarta maka baru bisa melaksanakan tes kesehatan hari Senin (17/10).  Terima kasih buat mas haris di bagian pelayanan medical check up yang bersedia ane repotin dan mengatur jadwal ulang.


Tes kesehatan dilaksanakan di RSUD dr Soewandhie jam 07.30 WIB. Hari senin itu (17/10) ane merupakan satu-satunya peserta dari dinas karena sebagian besar teman yang hadir merupakan tenaga pendidik atau guru. Walaupun begitu semuanya hampir merupakan satu angkatan ketika prajab di Singosari beberapa waktu lalu.

Tahapan I medical check up yakni semua peserta harus diambil sampel darah dan urine di bagian laboratorium. Disini kita harus antri bersama-sama dengan masyarakat umum walaupun kadang juga didahulukan untuk mempercepat prosesnya. Selain antri mendapatkan panggilan kita juga harus antri ke kamar kecil untuk mengambil sampel urine. Maklum hanya ada satu kamar kecil yang dibuka di sekitaran laboratorium. Sebenarnya antara pengambilan darah dan urine tidak lebih 7 menit. Oia sebelum medical check up dilakukan kita diwajibkan berpuasa sejak jam 23.00 malam sebelumnya.

Tahapan II dilanjutkan ke Ruang Radiologi untuk foto rongent (sinar X). Di ruang ini tidak begitu antri hanya ada satu bapak-bapak yang terindikasi kena penyakit jantung. Setiap peserta dipanggil 4 orang walaupun nanti didalam untuk foto juga harus satu-satu. Semua peserta harus telanjang dada dan menempelkan dadanya di tembok. Untuk menghindari radiasi sinar X maka kami mengintip dari jendela kaca yang ada di ruangan sedangkan petugasnya ‘memotret’ dari luar dengan kabel panjang yang tersedia.  Butuh waktu 15 menit antara antrian dan pelaksanaan rongent.

Tahapan III semua peserta harus melakukan check up di Poli yakni Poli Paru, Poli Jantung, Poli Mata, Poli Gigi, Poli THT dan terakhit Poli Penyakit Dalam. Untuk mencegah antrian semua poli bisa dibolak balik kecuali Poli Penyakit Dalam yang harus di urutan terakhir.  Ane sendiri menuju poli pertama langsung di Poli Paru dan selanjutnya Poli Jantung. Sebenarnya setiap poli tidak membutuhkan waktu sampai 5 menit namun yang menyebabkan lama adalah waktu antrian. “masnya jarang olah raga yah” ujar dokter Jantung sambil mengamati hasil print out.” betul dok”jawab ane yang memang bisa dikatakan jarang olah raga setiap minggunya.

Sekitar jam 09.58 kami naik lantai 2 untuk ke Poli Mata, Poli Gigi dan Poli THT. Poli pertama yang ane tuju yakni Poli THT. Di poli ini telinga, hidung dan mulut kita akan di periksa. Selain itu juga dites indera pendengaran kita dengan garputala. Selanjutnya di Poli Gigi, di poli ini sebenarnya tidak terlalu antri tetapi mengapa sangat lama sekali menunggunya. “ Wah dengan masih usia muda kok karangnya sudah banyak ya mas, ntar 6 bulan lagi kesini yah dibersihkan”tutur dokter gigi tersebut. “baik dok” jawab ane. Ketika pemeriksaan di dalam Poli THT dan Poli Gigi ini tidak sampai 5 menit juga.

Tahap selanjutnya bergeser ke Poli Mata. Disini kita akan dites ketajaman mata kita untuk menyebutkan angka-angka kecil yang terpampang di tembok. Ane sendiri tidak tahu kenapa agak buram ketika membaca angka-angka tersebut. Padahal dulu ketika tes SIM tidak sebegitunya tetapi mungkin karena sering berhadapan dengan komputer dan laptop.” Sebenarnya masnya ini minus dan harus pakai kacamata” ujar dokter mata ini.”wah makasih dok”jawab ane yang pernah pakai kacamata minus namun ane tanggalkan karena nggak mau ribet….xixixi :-D.

Tahap terakhir yakni ke Poli Penyakit Dalam di lantai 1 sehingga kami harus turun kembali. Di Poli ini lumayan cepat karena kita didahulukan oleh perawatnya. Kita masuk ruangan semua namun nantinya tetap diperiksa dua – dua karena kamar periksa yang tersedia cuma segitu. Tidak sampai 5 menit pula pemeriksaan sudah selesai. Jam tangan sudah menunjukkan pukul 11.57.

Selanjutnya menyelesaikan permasalahan administrasi di lantai 3. Disini kami harus membayar sebesar Rp. 450.000 (empat ratus lima puluh ribu rupiah). Hasilnya baru bisa diketahui seminggu lagi alias senin depan.” Hasil tes seminggu lagi yah mas, mungkin senin sekitar jam 2 saja” tutur mbaknya dibagian administrasi dengan tersenyum simpul. “woke-woke” jawab ane. Oia pengambilan hasil test ini tidak mesti kita yang harus mengambilnya namun dapat diwakilkan atau menyuruh orang lain. Jam 12.14 keluar dari Rumah Sakit. Demikian kawan tulisan pengalaman tes kesehatan bagi CPNS semoga hasilnya tetap sehat 😛 .

maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : https://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3988 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

15 Comments

  1. mas, mau tanya, jenengan tes kesehatan dlm rangka mnuju prajabatan dari cpns ke pns kn? Tahun brapa y?

    Waktu tes mata dulu hanya dites minusnya saja ato ada tes buta warnanya jg?

    Mksh. Bls y mas

  2. Mau tanya, apakah ada CPNS yang tidak lulus tes kesehatan setelah prajab ini? Biasanya yang tidak lulus itu yang seperti apa ya?
    khususnya lulus tes kesehatan rohani..
    kalau tidak lulus tes kesehatan apakah berarti gugur jadi PNS nya?
    terimakasih

5 Trackbacks / Pingbacks

  1. Kelengkapan CPNS menuju PNS Kota Surabaya (formasi 2009) « www.setia1heri.wordpress.com
  2. Kursi Roda antik.. « www.setia1heri.wordpress.com
  3. 100 % full : OK « www.setia1heri.wordpress.com
  4. Awas kolesterol tinggi meskipun usia muda « www.setia1heri.wordpress.com
  5. 100 % full : OK | setia1heri.com

Monggo dikomeng gans..