Beda Kode busi antara R dan tanpa huruf R

bedanya busi huruf r dan non r

Beda Kode busi antara R dan tanpa huruf R. Beberapa orang menduga kode dengan R pada busi alias spark plug berarti Racing. Namun penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa huruf R itu berarti Resistant sedangkan yang tanpa huruf R adalah Non Resistant. Apa bedanya ? Monggo disimak penuturan Mang Ujang Sutirta Parman di grup facebook ‎klx150s tips, trick and share pada tanggal 20 Juni 2018. Cekidot gans…

Beda Kode busi antara R dan tanpa huruf RBusi.

Di pasaran…busi yg biasa kita gunakan dan sudah menjadi busi standar keluaran pabrik sepeda motor di indonesia biasa nya bermerek NGK atau Denso…walau banyak merek lain nya di pasaran…tapi yg biasa kita kenal umumnya hanya 2 merek ini…jadi kita bahas 2 merek ini.

Nah…dari 2 merek ini…ada 2 type busi….busi yg memiliki Resistan dan non resistan….
Busi resistan adalah busi yg memiliki hambatan di dalam batang elektroda nya….

Contoh busi yg biasa kita gunakan :

Denso
Kode U22FSR-U Huruf R didepan hurup s menndakan busi resistan
Kode U22FS-U adalah busi non resistant

NGK
CR7HSA huruf R didepan Huruf c menandakan busi resistant
C7HSA adalah busi non resisitant..bedanya busi huruf r dan non r


Nah..kadang ada yg tanya…lebih bagus mana…?..yg jelas lebih bagus bawaan nya….untuk bawaan klx…pake NGK CR7HSA….tapi bisa pake Denso U22FSR-U…keduanya memiliki resistansi…sekitar 4,5k ohm….

Pasti ada pertanyaan…..
Kenapa mesti pake busi yang diberi resistor ?
Kan malah akan menghambat aliran arus tegangan tinggi sehingga bunga api yang dihasilkannya malah menjadi kecil”.

Begini…fungsi resisitor pada busi…adalah untuk mencegah interferensi gelombang radio dan gelombang elektromagnetik yg berlebih akibat loncatan bunga api di busi..

Dengan memakai busi resistor ini maka gangguan frekuensi radio saat loncatan bunga api pada busi dapat diminimalisir sehingga tidak akan mengganggu komponen radio pada kendaraan atau komponen-komponen elektronika yang lain yang dipasang di dalam kendaraan… apa lagi bila kendaraan tersebut menggunakan Digital Cdi , ECU (injeksi system), key less ..dan digital spidometer atau perangkat elektronik lain nya…bedanya busi huruf r dan non r

Jika tidak memakai busi dengan resistor, maka apabila terjadi gangguan frekuensi maka dapat menyebabkan gangguan pada sistem kontrol elektronik tersebut…

Nah..sebenar nya….di ruang bakar tuh gak butuh api busi yg besar banget…cukup sedikit percikan api saja sudah dapat membakar bahan bakar yg terkompresi….

Jadi…part atau aksesoris untuk memperbesar api busi yg di jual di pasaran itu gak guna banget….karena…besaran api busi yang ada di motor kita sudah di perhitungkan pihak pabrikan….gak terlalu besar…juga gak terlalu kecil….
Mungkin penggunaan istilah api besar dan kecil bisa paham kalo beli busi yg ujung nya runcing…


Secara sekilas sebenarnya dapat disimpulkan bahwa busi dengan kode R biasanya untuk motor-motor injeksi sedangkan yang Non R biasanya untuk motor-motor yang masih karburator brosis.

Maturnuwun

baca juga :

.

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3616 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..