Bawa sepeda motor dimasukkan kedalam mobil, kena tilangkah?

Bawa atau mengangkut sepeda motor dimasukkan kedalam mobil, kena tilangkah?. Idealnya mengangkut barang menggunakan kendaraan pengangkut barang bukan penumpang. Hal serupa bila mengangkut sepeda motor idealnya menggunakan truk atau mobil pickup. Namun karena alasan tertentu dan kepraktisan maka mobil penumpang khususnya jenis MPV menjadi pilihan untuk mengakut motor tersebut. Tentu dengan beberapa teknik agar seekor sepeda motor bisa masuk kandang mobil…hehehe. Kira-kira kena tilangkah ? Berikut pengalaman warganet di grup facebook BEKAKAS.

Diskusi bermula dari postingan salah seorang anggota yang menanyakan mengenai hal tersebut diatas. “Ada yg pernah bawa motor dimobil mbah? Sanksi apa klo disemprit Pak pulisi?. Monggo dibully mbah. Wis ajar kuat ” tanya Widjanarko Arief di grup facebook BEKAKAS (Bergejil Suka Motor Bekas) pada tanggal 26 Juni 2018. Doi terlihat sedang mengangkut Yamaha F1ZR warna merah 2 tak yang legendaris dengan mobil jenis grandmax.

Postingan tersebut ditanggapi oleh anggota BEKAKAS yang punya pengalaman mengangkut sepeda motor dengan menggunakan mobil jenis MPV. “sy sering pak,klo di semprit bilang aja motor aing terserah aing” terang Wan Roekwanda. Hal serupa juga pernah dilakukan oleh Ruli, “Pernah mbah. Pulsar gejil pernah di angkut mobil carry. Nyopot jok belakang 3 ” tuturnya. Liutenant Owsla menuturkan hal serupa,”Pernah bawa 3 motor, 2 bebek 1 matic di mobil grandmax buat nyentul ” katanya.

Warganet Dakha Manggara Mathijsen juga pernah mengangkut motor dalam mobil. “Pernah bawa beat pake Escudo gen 1, oli buang, bensin buang, motor di bobok in, jok tengah buang, setengah mati masukannya karena kabis sujuki yang sempit ” ujarnya. Hal ini juga diamini oleh Ozzy Rizky Tri Aprilianto, “Gran max MiniBus joss dulu pernah bawa si kawas aki Kaze R dari jakarta ke bandung .. gak sempet foto karna sudah beberapa tahun yang lalu ” tuturnya.

Apakah aman dari tilang polisi?. Vavan Vanani dengan tegas mengatakan,”Amaaan” tukasnya. Dio juga menyampaikan pengalamannya yang mandali. “Pas mudik kemaren mbah sama kaka cucu ngangkut shogun pake papanza, tapi ga di stop mbah ga ketauuan ” ujarnya. Iyo Rally juga merasa aman dari tilang. “Pernah mbah.. Jakarta Pati jakarta.. Alhamdulillah Aman.. ” terangnya.

Sedangkan Rahman Kira mengaku pernah kena tilang. “Cucu perna mbah, kena tilang di pasuruan ” tuturnya. Bahkan cerita dari Oe Ling Tzim ada yang pakai pick up pun tetap jadi sasaran tilang. “Seharusnya kalo dimuat pake pickup itu yang dilarang karena dikhawatirkan ada bagian yang lepas dan mengganggu pengendara lain dibelakangnya
jika mobil tertutup seharusnya tidak masalah. saya sering bawa motor diceri van aman,pernah 2x kena disolo pas dimuat ceri box 😂 tapi pas saya ajak debat dibolehkan lanjut. ada temen saya yang pernah bawa pake pickup dikejar dan ditilang dijogja (sempet masuk fp balap masalah itu) ” katanya.

Oe Ling Tzim menjelaskan lebih detail. “dulu pernah dibahas pas rapat fobm, lupa saya pasal berapa yang dilarang itu pickup membawa barang tanpa ditutup. jika pickup dengan tutup terpal juga harus lolos. selama kendaraan surat2nya sesuai dan jika membawa kendaraan balap ada surat pengantar dari imi atau fobm setempat yang isinya mau ke event mana.bawa motor digandengan itu dilarang sebenarnya.ya seharusnya ada kesadaran dari pembawa dan polisinya ga seenaknya maen tilang ” ujarnya secara panjang lebar.

Hal yang mirip juga dinyatakan oleh Yan dimana bawa pick up juga jadi sasaran tilang. “Di Jogja pernah mbah,
pake pickup bawa motor sodara habis kecelakaan di pusat kota, lagi jalan santai lewati beberapa lampu merah dengan pos pol aman, tiba2 dari samping 2 pol boncengan motor nongol disamping pintu sopir, sambil sama2 jalan dia ngomong, “pos depan minggir ya..”Bla bla bla… Di pos pol… Dari 150 kena 20 😁. Tapi saya kurang paham pasalnya, sopirnya yg masuk pos. Tp itu dulu jamannya masih banyak yg berani terang-terangan ” terangnya secara detail.

Dimas Kurniawan Subijantoro membagikan pengalaman biar aman dari tilang yakni menggunakan kaca film yang agak gelap. “Kalo nurut aturan bisa aja tapi kudu ada pegangan/bracket (lupa pokoknya musti kompatibel). tapi dulu pernah ngangkut motor juga pake evalia, renault kangoo, carry ama grandmax…Tricknya pake kaca film gelap dan tutupin kain hitam...😂😂😂😂😂 aman keluar kota juga ” ujarnya. Sementara menurut Bent Nahdi agar berangkat ke tujuan pada malam hari. “Berangkat malam mbah biar aman” usulnya.
Maturnuwun


baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3532 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..