Sadis…Emak-emak enggan ditilang nekat gigit tangan polisi di Kudus, Jawa Tengah

Sadis…Emak-emak enggan ditilang nekat gigit tangan polisi di Kudus, Jawa Tengah. The Power of Emak-emak memang diluar dugaan ketika menghadapi tilang. Kejadian sadis di Kudus dimana emak-emak nekat menggigit tangan polisi yang hendak menilangnya. Tekape ada di jalan Ahmad Yani Kota Kudus dimana Ibu yang berumur 45 tahun ini nekat gigit jari karena enggan ditilang oleh pak Polisi. Untung yang waras mengalah meskipun secara hukum kasus ini masuk laporan pihak kepolisian.

Salah soerang warganet bernama Andre Li mengunggah kejadian miris ini dilaman facebooknya pada hari Kamis, 22 Pebruari 2018. “The Power of EMAK-EMAK.Menggigit Petugas Polisi. Video: @yocemocodompis. “Tadi pagi per4 an gg4. #Kudus..Alkisah emak2 ga mau ditilang karena ga pake helm..lampu ga nyala..ga ada sim..pake gigit tangan pak polisi..dan dilepas.. Mungkin bisa jadi inspiratif buat emak2 yg kadar ngawurnya masih kurang klo ada masalah dijalan..”..Video lengkap di YT : Sekitar Kudus “ ujarnya sambil melampirkan aksi brutal sang ibu menggigit tangan kanan pak polisi.

Dari keterangan diatas bahwa pelanggaran yang dilakukan emak-emak bernama Anik Tri Kurniawati (45), warga Jepang Pakis, Jati, Kudus ini cukup berat yakni mulai dari gak pakai helm, gak bawa SIM dan STNK, serta lampu depan gak nyala. Salah satu polisi Sementara polisi bernama Erlangga Hananda Seto (26tahun) yang sedang bertugas mengambil tindakan untuk menilang dengan sebelumnya mencabut kunci motor. Tak terima dengan tindakan petugas maka emak-emak ini nekat menggigit tangan pak polisi. Pasca kejadian ini pak polisi ini angsung membuat laporan ke Polres Kudus agar terdapat tindakan lebih lanjut.

Hingga tulisan ini diketik postingan diatas telah menjadi viral dengan 3,9 k tanggapan dari warganet yang sebagian besar menyayangkan tindakan sang ibu. “Ironis ketika seorang ibu berbuat salah dan merasa benar tidak mau mengakui kesalahan nya bahkan melukai petugas. Andai petugas tidak terima dengan perlakuan berupa gigitan, mungkin si ibu ini tidak hanya mendapat surat tilang namun juga bisa dilaporkan. Itu bekas luka bisa divisum. “ ujar Harry Chiko.

Terdapat warganet yang bercanda agar waspada dengan rabies akibat gigitan emak-emak ini.”Waaaahhh jiiaaannn emak2 iku ancene neng dalan arogan po maneh neng omah,, mungkin nek ngamuk Bojone diuntalll kuwii!! Awass bpk polisi kena Rabies Karna gigitan hhaahaaa keluargane opo Gk isin eroh emake koyo ngono haadeeccchhh “ canda dari Ilham Maulana.

Ada warganet yang mencoba mengibaratkan bila yang melakukan hal itu adalah emak mereka sehingga akan diberikan nasihat. “Seumpama Ini emak saya.. Tindakan Yg saya lakukan Akan menegur emak saya bahwa Yg dilakukan Itu sangat salah Dan membuat keluarga Malu Dan kecewa.. Dan emak saya mau tidak mau harus saya paksa untuk meminta Maaf kepada bapak Polisi… Dan saya minta Surat tilangnya Dan mengakui kesalahan emak… .amit amit jabang bayi.. Untunge iku Ora emakku.. Dan Untung ee juga Makku Ora patek seneng numpak motor.. Hhehehe .Salam damai buat dulur dulur sebangsa Dan setanah air “ terang Dedi Fernando secara panjang lebar.

Warganet lain memberikan apresiasi terhadap kesabaran polisi menghadapi the power of emak-emak ini. “Sakit jiwa kayaknya itu…Salut pk polisinya.tetep bertahan,sepertinya kalau dituntut bisa itu. Karena ada tindakan penganiayaan terhadap polisi.walaupun cuma digigit “ tutur Anung Supriatna. Nurus Sa’adeh juga turut mengapresiasi kesabaran pak polisi ini.”Saya rasa pak polisi ini ingt akan kepada ibu nya mka nya dy tak melawan sdkitpun…subhanallah yg sabar ya pak.. Buat ibu2 di kuar sma inget buk lain kli ibu ounya suami punya anak andai anak ibuk jdi polisi trs di gtuin bagai mna hati ibuk.. Kmna buk hti nurani mu “ ujarnya.

Sementara warganet lain menduga bahwa sang ibu dalam keadaan gangguan jiwa alias stress sehingga perlu dimaklumkan akan tindakannya melawan dan melukai petugas. “Ibu ini setres…. Aku baca dr yg komen sebelumnya, ibu ini pernah punya kios yg turut terbakar saat pasar kebakaran, shg membuat emosinya/kejiwaannya kdg gak kekontrol (terganggu). Dengar gak dia blg sama polisi : matahari kebakaran… Matahari kebakaran… Jadi dia mau nyusul suaminya… Ibu tetap diperiksa polisi…Menurutku klo benar jiwanya terguncang, suaminya diminta agar tdk membolehkan istrinya membawa motor lagi krn berbahaya bagi keslamatannya dan org lain. “ pungkas Mellyandra Kristiana.


Akhir dari cerita ini si emak-emak memang tidak jadi ditilang alias petugas yang waras lebih baik mengalah. Namun sepertinya dengan adanya laporan kejadian dari kepolisian tersebut sepetinya akan berlanjut keranah hukum. Apapun alasannya tentu tidak elok melawan petugas yang sedang menjalankan tugasnya.

Yang sabar ya Ndan…

Maturnuwun

Baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3637 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

Be the first to comment

Monggo dikomeng gans..