Ngincipi Yamaha All New R15 tahun 2017…teknologi VVA joss tenan gans…

Ngincipi Yamaha All New R15 tahun 2017…teknologi VVA joss tenan gans…Hari Senin hingga Kamis, 17-20 Juli 2017 KHS berkesempatan ngincipi buat geber harian Yamaha All New R15 lansiran 2017.  Maturnuwun buat PT PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) selaku main diler Yamaha di Jawa Timur dan NTT atas kepercayaannya. Monggo disimak impresi blogger nubi pinggiran njajal numpak motor 155 cc dengan teknologi VVA  seharga 36 jeti OTR Surabaya ini gans…

Yamaha R15 VVA tahun 2017 yang KHS geber ini varian warna Matte Red. Dulu pas pameran di Gresik bulan Mei 2017 cuma bisa mengusap-ngusap saja ini motor Yamaha All New R15 VVA eh ladalah sekarang malah bisa ditunggangi plus digeber. Sebenarnya dulu ada kesempatan ikutan test ride di Sirkuit Bung Tomo Surabaya namun pas gak bisa. Dan akhirnya saat ini kesempatan geber di jalanan pun terbuka lebar kawans….hehehe

Ergonomi

Yamaha All New R15 tahun 2017 ini memiliki jarak terendah ketanah 155 mm. Tinggi KHS 175 cm cukup mudah menapaki dan menunggangi motor 155,1 cc ini. Memang sih tidak menapak sempurna masih ada gejala sedikit mengangkat…hehehe. Stang posisi underyoke khas motor sport racing tentu membuat posisi riding mesti membungkuk gans. Menurut KHS membungkuknya 11-12 lah dengan gacoan Suzuki GSX R 150.

Posisi stang agak jauh plus kondom tangki yang kekar maka mantemans perlu membungkuk dan sedikit effort untuk memegang kemudi alias stir. Bagi yang ketinggiannya dibawah 175 mungkin lebih harus menunduk soalnya memang rada jauh jaraknya.  Kondisi merunduk semacam ini memang cocok ketika kecepatan tinggi dan ngejar topspeed.

Jok nya sudah lumayan empuk gans dan begitupun pula jok boncenger. Berhubung ini motor fairing maka sudah jamaknya boncenger itu mungil plus nungging abis brosis…hehe. Ada semacam seutas tali untuk memberikan batas agar boncenger tidak licin kedepan bila sedang dibonceng. Untuk behel samping kanan kiri juga bisa dibuat pegangan loh gans.

Engine

Yamaha All New R15 tahun 2017 dibekali mesin 155 cc, 6 percepatan, 4 Katup, dan dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA). Data diatas kertas menjelaskan Daya Maksimum sebesar 14,2 kW/10.000 rpm, dan Torsi Maksimum pada angka 14,7 Nm/8.500 rpm.

Keberadaan teknologi VVA menjaga tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Jadi mulai tarikan bawah hingga atas terasa nampol terlebih ketika RPM diatas 9000 maka seperti ada mini turbo gans…xixixixi (lebay dikit gpp kang 😀 ).  Beberapa teman yang mencoba juga mengamini adanya tenaga yang selalu ngisi meskipun shift timing light sudah menyala dan tidak ada gejala ndut-ndut karena limiter . Dan ini memang benar-benar berbeda dengan generasi sebelumnya.

Njajal Numpak

Dengan kaki tegap melangkah mengangkangi motor yang mempunyai berat 137 kg ini. Nunggang diatasnya serasa naik moge karena ukuran kondom yang memang tergolong besar dan gagah untuk motor dikelasnya. Kunci kontak diputar pada posisi ON maka pada MID akan ada sapaan hangat, Hi..ghluk-  (mungkin Hi…Good Luck…cmiiw) meskipun sebenarnya nama ghluk bisa diganti misalnya nama sampeyan. Dilanjutkan dengan tarian atraktif MID beserta nyala lampu shift timing. Kalau di kontak di putar OFF maka akan ada ucapan perpisahan, SEE YOU (sampai joempa).

Pada speedometer (mungkin lebih tepatnya MID) aja ya terdapat beberapa tampilan seperti speedometer, odometer, jam, rata-rata BBM dan masih banyak yang lainnya. Tombol distarter di tekan maka akan terdengar suara khas mesin SOCH Yamaha punya. Ketika RPM ditambah terdengar raungan suara knalpot layaknya motor-motor balap kayak di tivi itu….hehehehe.

Tarik kopling pelan dan akhirnya memasukkan gigi dengan halus…mak klik… Maklum ini semua berkat pengaplikasian fitur Assist & Slipper Clutch yang biasanya ada di Moge benar kerasa mantemans. Berhubung KHS belum punya action cam yang mumpuni maka berikut laporan pandangan mata saja yah…xixixi. Gigi 1 terlihat pada angka 33 km/jam tambah gigi 2 terlihat pada angka 68 km/jam dan gigi ke-3 geber terus hingga terlihat angka 97 km/jam. Tambah gigi lagi ke-4 terlihat angka 116km/jam namun kondisi jalan sudah tak memungkinkan tarik gas lagi. Semua perpindahan gigi KHS lakukan ketika shift timing light menyala. Dan tulisan VVA akan muncul pada MID di RPM sekitar 7.500 – 8.000 yang menandai semburan tenaga mak wuttt itu

KHS yakin dengan melihat torsi yang selalu nambah maka dengan gigi 4 diatas bisa dipastikan pada kisaran angka 120an km/jam lah. Jujur KHS memang tidak begitu bernafsu kejar top speed jadi angka diatas sudah cukuplah sebagai gambaran begitu nampolnya teknologi VVA ini. Sebagai informasi di Sirkuit Sentul, blogger ibu kota Lek Iwebe alias iwanbanaran.com mampu menorehkan angka 141 km/jam. Nah kaan….

Disisi lain keberadaan fitur  Assist & Slipper Clutch ini juga membuat pengurangan gigi lebih halus dan tidak menghentak seperti motor lain pada umumnya. Tenaga tetap terisi sehingga ketika mau nambah gigi lagi mengejar speed lagi seandainya didepan ada halangan atau tikungan. Istilahnya motor masih ngeloyor tenaga kita sedang down shift brosis.

KHS membawa motor yang mempunyai fitur lampu hazard ini sejauh 189,9 km untuk perjalanan berangkat dan pulang kerja Gresik – Surabaya. Jalanan kombinasi aspal mulus dan aspal sedikit lubang dan geronjal di sekitar jalan kalianak. Sementara di sekitar GKB Gresik masih jalan berkontur paving.  Keberadaan shock depan USD juga menjadi sensasi sendiri ketika melakukan pengereman. Terlebih pengereman didukung dengan Wide Front Disc Brake berdiameter 282 mm.


Motor yang racy ini menemani KHS dalam aktivitas pulang pergi Gresik Surabaya. Sebagaimana KHS sebutkan diatas yang tidak bernafsu top speed jadi dalam keseharian lebih sering memakai gigi-3 saja dengan betot RPM 11.000 dimana speed range 80-97 km/jam. Entahlah, KHS merasa tertarik dengan suara nguing-nguing kas Yamaha ini pada RPM tersebut…xixixix. Serasa balapan moto GP mantemans….

Buat selap-selip ini motor juga enak kok brosis meskipun terlihat besar ukurannya. Shock breaker depan USD sangat ngangeni dengan terasa mentul-mentul bila dilakukan pengereman serta shock breaker belakang yang sukses meredam gronjalan atau lubang. Tidak empuk memang tapi standarlah motor laki pada umumnya.

Berhubung ini motor sport fairing dan racy habis maka dalam kondisi merunduk akan terasa pegal pada pergelangan tangan dan punggung. Sesuatu yang wajarlah seperti pada motor sport full fairing yang lain karena beban bertumpu kedepan semua.  Tetapi bagi yang sudah terbiasa membawa motor sport full fairing mungkin tidak ada masalah…hehehe.

Konsumsi BBM

Yamaha All New R15 tahun 2017 memiliki kapasitas BBM 11 liter. Selama 3 hari ini KHS hanya mampu menggeber sejauh 189,9 km untuk pulang pergi Gresik-Surabaya. Sempat juga nganterin sekolah Sakti yang kebetulan satu arah dan hanya berjarak 4 km saja dari rumah. Di layar MID setelah KHS reset sebelumnya memunculkan angka 44.6 km/l masbrow. Irit bener mantemans dan punya Milestone kalah nih…xixixixi. Padahal KHS sering bermain tarikan gas meskipun secara speed lebih pada range 80-90 an dengan gigi 3 diatas.

Rekomendasi

Menurut KHS ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan pertimbangan untuk kedepannya mengenai Yamaha R15 VVA tahun 2017 ini. Pertama, terkait tampilan penunjuk waktu alias jam digital agar bisa default langsung bisa tampil seperti pada Yamaha Aerox 155 VVA karena saat ini mesti tekan tombol select untuk menampilkan. Kedua, terkait key shutter mungkin bisa dipermudah dengan bantuan apa gitu untuk menutup seperti motor bebek pada umumnya. Maklum untuk menutup saat ini masih harus mengandalkan kunci kontak dimana ini kurang efektif bila kita sedang buru-buru…hehehe.

Well, Demikianlah mantemans pengalaman subjektif blogger nubi KHS Ngincipi Yamaha All New R15 tahun 2017

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3642 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

8 Comments

  1. Sebenernya nutup key shutter itu bisa pake jempo saja mas, tanpa menggunakan kunci, tinggal teken terus diputer aja.

1 Trackback / Pingback

  1. Ini besaran pajak Yamaha R15 tahun 2017 di Jawa Timur – setia1heri.com

Monggo dikomeng gans..