Honda PCX alami crash saat test drive pasca servis, mekanik dan bengkel ARM Karawang tidak bertanggungjawab

Honda PCX alami crash saat test drive pasca servis, mekanik dan bengkel Agung Raya Motor (ARM) Karawang tidak bertanggungjawab. Kejadian tidak mengenakkan ini dialami oleh warganet Trisna Firmansyah yang diposting di grup Karawang Info (www.karawanginfo.com) pada hari Senin, 19 Juni 2017. Sekilas doi habis ganti roller plus v belt Honda PCX namun pasca di testdrive oleh mekaniknya dijalan raya justru mengalami crash yang menyebabkan bodi samping pecah dan berlubang. Parahnya pihak montir dan bengkel Agung Raya Motor Karawang yang ada di jalan Arief Rahman Hakim ini tidak bertanggung jawab. Berikut selengkapnya cerita…

Trisna Firmansyah > ‎Karawang Info (www.karawanginfo.com) [19/06/2017]

Buat yang sering ganti spare part di ARM niaga agar lebih berhati2 terhadap perilaku berkendara mekanik nya . Kronologis tadi jam 21.00 WIB saya ganti roller plus v belt honda pcx kebetulan barangnya ada dan langsung dipasang ditempat .

Setelah dipasang tanpa pemberitahuan kalau motor akan di test drive . Tiba2 montir langsung tancap gas buat tes motor saya . Sepulang nya test ternyata motor saya nabrak dengan pengendara motor lain . Dengan santai montir nya bilang agar meminta ganti rugi kepada yang ditabrak . Dan dari pihak ARM pun tidak ada respon sama sekali . Padahal posisi motor masih dalam perbaikan dan penangan mekanik ARM .

Daripada saya dan teman saya naik pitam lebih baik kami lanjutkan jalan untuk pulang . Saran saya agar lebih berhati2 terhadap mekanik arm yang sering test drive motor yang sudah diperbaiki dikarenakan yang terlihat bukan hanya test revving saja, tetapi lebih terkesan ugal2an . biarlah hanya saya pribadi yang mengalaminya . Jangan sampai terulang kembali. Hatur nuhun karin 🙏🏻


Menurut warganet di karawang, bengkel ARM ini memang terkenal bahkan cukup ramai terutama ketika malam hari. Namun beberapa warganet mengaku kecewa dengan pelayanan maupun penanganan mekanik di bengkel. Berikut beberapa kekecewaan dan kekesalan warganet di Karawang.

“Cukup sakali masang pareasi d dinya… Motor kalahka ancur loba bekas getokan jeng bekas grindaan a#nj#nk pisan tah mekanikna ” ujar Molle Dhoank

“Harus dikasih pelajaran biar konsumen g merasa dirugikan trus. Mulai dari spare part palsu, pelumas palsu, ap jangan” mekaniknya jg palsu alias masih belum bs. ” kata Ayu Wulandari

“Pengalaman saya juga dulu stelah service motor disana motor saya jadi sering mogok…. biasanya gak pernah mogok…” jelas Dede Sumarna

“Pangalaman saya oge mengecewakan,, kapok 2x kadinya deui..
Sarua pangalaman adi saya oge cenah mengecewakan. ” menurut Haris Fariza Suparta

“Saya sering beli sparepart di ARM, tpi blom pernah sih kalo dipasang langsung disitu mh, jdi Alhmdllh teu boga pangalaman siga si akang….
Untuk pelayanan emang rada judes, rata-rata ai meuli ka nci-nci lembur mh” cerita dari Kusnaedy Putraraja

“ARM emg mengecewakan, service motor dstu bukanya enak malah jebol masang cvt na teu benerrr asal asalan ” kata Vida Nurmarlia

“Lain kali jngn ke situ kang servicenya , sya jg pernah sekali blanja part di situ orngnya judes” bngt trus udh gak lagi” belanja part di situ. ” sindir Vero Zulka

“Saya oge pernahh ngalaman ganti underbound rr. Teu baleg masang na. Truz saencan masang underbound ngomong na ketus. Saya ngomong. A pangmasangkeun. Ehh jawaban na bari bedegong. Lamun mbung kmh?kalah kitu jawaban na.emg di arm mahh karitu wa. Kadee wehh. Ieu mahh pangalaman saya. ” menurut keterangan Dani Mulayana.


Kejadian ini mestinya bisa diselesaikan secara baik-baik dan kekeluargaan namun kok jadinya malah tanpa ada kejelasan. “Yang saya ga habis fikir kenapa cuma ganti roller sama v belt yang sewajarnya di standar dua in test di tempat juga udah oke mesti harus ke jalan raya . Tanpa sepengetahuan dan izin dari saya juga main test aja . Alhasil setelah kejadian nabrak pengendara motor lain mekanik nya malah tunjak sana tunjuk sini nyalahin orang lain . Udah jelas disini yang nabrak posisinya mekanik . Dan kalo bawa motornya ga kenceng ga bakal sampe pecah bodinya… ” ujar lebih lanjut Trisna Firmansyah

Hingga tulisan ini KHS ketik belum ada klarifikasi maupun kejelasan dari pihak ARM Karawang terkait kronologis dan cerita sebenarnya sehingga kejadian hanya satu versi saja dari pengendara PCX. Semoga kejadian ini tidak menimpa siapapun karena pasti merugikan kedua belah pihak.

Sekedar diketahui Honda PCX 150 merupakan produk premium dari Honda dimana harganya kisaran 40 jetian saat ini. Motor ini diimport utuh alias CBU oleh AHM dari negara tetangga sebelah yakni Vietnam. KHS tidak tahu kira-kira berapa harga bodi yang pecah tersebut karena mestinya mengganti keseluruhan satu sisi.

Info dari Ning Novi di WAG Jatimotoblog menyebutkan dahulu tahun 2014 harganya sekitar Rp.325.00 untuk bodi depan samping kiri seperti yang dialami bro Trisna tersebut dan barangnya mesti inden terlebih dahulu. “Sekarang harganya sekitar Rp.400.000 dengan masa inden 1-2 bulan” pungkas komentator jatimotoblog yang juga kerja di Honda Kediri ini.

Maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

7 Comments

Monggo dikomeng gans..

Translate »