Selintas menggeber Honda CBR250RR tahun 2016

Ini pengalaman Selintas menggeber Honda CBR250RR tahun 2016 di Kota Surabaya. Kenapa selintas? karena memang trek nya lurus dan satu kali putaran saja…hehehe. Ini pengalaman KHS bersama mantemans jatimotoblog ketika test ride CBR250RR yang digelar PT MPM Honda Jawa Timur tanggal 17 Desember 2016 kemarin di Grand Island, Pakuwon City, Surabaya. Yah berhubung cuma selintas maka pengamalaman yang ada seperti mimpi …xixixixi. Yuuk disimak gans…

All New Honda CBR250RR hadir dengan mesin baru dua silinder berkapasitas 250 cc liquid-cooled 4-stroke DOHC 8-valve, Parallel Twin Cylinder,  6 speed dan Throttle-By-Wire System with Accelerator Position Sensor.  Tenaga maksimal 28,5 kW (38.7 PS)/12.500 dan torsi maksimum hingga 23,3 Nm (2.4 kgf.m)/11.000 rpm.  Untuk top speed CBR250RR  sendiri sempat nangkring di angka 170 km/jam masbrow dan mbaksis.

Ketika test ride kemarin KHS awalnya melihat nih motor kayaknya berat banget namun ketika ditunggangi lah kok ringan malahan..hehehe. Dengan Jarak Terendah ke Tanah 145 mm maka tidak ada gejala jinjit pada KHS dengan TB 175 cm ini.  Kebetulan yang KHS pegang merupakan CBR250RR versi ABS mantemans. Ketika sudah nangkring dijelaskan oleh Cak Waras terkait fitur riding mode yakni  Comfort, Sport, dan Sport + . Terlihat sekali perbedaan ketiga mode cara berkendara tersebut dari raungan gas awal.

Joknya lumayan empuk dan pegangan tidak begitu merunduk meskipun mengaplikasikan underyoke. Handling pas dengan postur KHS dan ditunjang dengan desain yang compact sehingga seperti menyatu dengan pengendaranya. KHS mencoba meliak-liuk alias zig-zag dengan kecepatan rendah terasa lincah dan mudah kawans. Oia berhubung KHS sukanya santai maka memakai mode comfort saja…hehehe.  

Ketika setengah lintasan KHS mencoba menarik gas seperlunya alias cuma pakai gigi-2 terlihat RPM di dashoboard mencapai 73 km/jam dengan mode riding sport. Berhubung pengereman memakai sistem ABS jadi tidak kwatir bila harus sudden brake atau stoppie atau wheelie…hehehe. Rem terasa mencekeram meskipun hanya ditarik sedikit saja kawans.

Well, itulah selintas pengalaman bersama CBR250RR mantemans. KHS tidak bisa bercerita banyak karena memang njajal numpaknya cuma sekilas saja. Soalnya antrian yang mau test ride juga banyak baik dari masyarakat umum maupun komunitas CBR yang diundang dalam acara ini. Ada beberapa catatan yang sempat terlintas oleh KHS yakni posisi tombol riding mode mengingatkan pada tombol pass beam di motor laki sehingga mesti hati-hati…hehehe. Selain itu posisi side stand alias jagrak samping yang tepat berada di footstep, kadang agak ada sedikit kesulit ketika akan jagrak samping…hehehe. 

Overall, dari sisi desain dan tenaga buat yang suka speed memang okeh gans…hehehe

Maturnuwun

baca juga:


\Contact KHS/
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Whatsapp : 085608174959
PIN BBM : 5E3C45A0

***\Contact KHS/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

One Comment

Monggo dikomeng gans..

Translate »