Advertisements

Modus pencurian dan perampokan dengan pura-pura bilangin oli mobil bocor [tekape ada di SPBU].

Modus pencurian dan perampokan dengan pura-pura bilangin oli mobil bocor [tekape ada di SPBU].

Kejadian kriminal bisa terjadi dimanapun baik tempat ramai maupun tempat sepi. Seorang ibu bernama Dewi Septiani Sukmana menjadi korban modus penipuan semacam ini di sebuah SPBU Matraman Jakarta. Kejadian yang mengakibatkan sebuah tas hilang di mobil ini terjadi di siang bolong, tempat ramai dan terekam kamera cctv. Monggo disimak bersama mantemans…modus perampokan dengan bilang oli bocor dengan tekape di SPBU Jakarta tahun 2016

Kejadian kriminal yang menimpa ibu Dewi Septiani Sukmana terjadi pada hari Jum’at, 1 July 2016 jam 8.00 di spbu matraman. Dalam perjalanan kekantor dengan mobil dia dikejutkan dengan pengendara motor yang mengetok pintu mobil sepertinya sedang memberikan tanda ada sesuatu yang terjadi dimobilnya. Namun dia cuek saja karena modus kejahatan semacam ini juga sering menghantui pengguna mobil dijalanan. “Singkat cerita, Dalam perjalanan menuju Kantor, Mobil Saya sudah Ada yang ngetok, Kasih sign Ada sesuatu terjadi. Namun Saya cuek, tidak melipir. Hanya check dari kaca spion ” tuturnya.

Dalam perjalanan Ibu ini teringat untuk mengisi bensin sehingga langsung mlipir isi BBM di SPBU Matraman tersebut. Disini pula dia sekalian turun untuk memeriksa kondisi mobil sebagaimana tanda dari pengendara motor sebelumnya. Dan ketika mencoba memeriksa terdapat pengendara motor lain yang mendekati dan mengatakan bahwa oli bocor. “Saya turun dari mobil untuk check kondisi Mobil kiri Saya, lalu pengendara motor dibelakang Saya Kasih info oli Saya Bocor, (Sambil ditujukan dengan Lantai yang basah), Dia bilang hati hati dan minta Saya ke bengkel untuk check. Sampe akhirnya dia pergi (Dan Saya belum sadar Kalo tas Saya Di curi) “ujarnya

Dalam keadaan si Ibu perhatiannya terpaku pada oli mobil yang katanya bocor tersebut terdapat komplotan penjahat lain menjalankan aksinya dengan mengambil tas didalam mobil. “Saya Turun Mobil lepas kunci, namun tidak kunci Mobil karena Saya pikir Di spbu aman Dan biasanya baik baik Saja” katanya yang tidak segera sadar menjadi korban perampokan ini.

Dia baru sadar ketika ngobrol dengan petugas SPBU bahwa ada orang naik motor yang bilang ada masalah oli dengan mobilnya. Setelah dicek ulang oleh petugas SPBU bahwa oli mobil dalam kondisi baik-baik saja. Petugas SPBU pun mengingatkan bahwa bisa jadi itu merupakan modus kriminal. “Petugas bilang hati hati biasanya yang seperti Itu modus. Mesti berhenti Di tempat – tempat rame.  Selesai Isi bensin, Saya mau ambil uang, tas Saya Sdh raib. Saya pikir Saya lupa bawa, Saya telp Rumah.dan tasnya memang Saya bawa. ” Ujar ibu yang didalam tasnya yang raib terdapat laptop Hp Dan charger, tas kerja MK berisi dompet, hp, BuKu tabungan, jam tangan, Dll.

Dalam rekaman ulang cctv dari SPBU tersebut terlihat setidaknya anggota komplotan ini ada 4-5 orang yang mempunyai peran masing-masing. Mulai dari pengendara motor yang sok perhatian dengan memberi tahu ada masalah di mobil, motor lain mencoba menegaskan serta ada yang pura-pura telepon. Setelah korban lengah barulah uang di mobil diambil dan langsung kabur. Kejadiannya sangat cepat alias tidak sampai 1 menit masbrow dan mbaksis.

Ditengah rasa bingung, geram dan kesal si Ibu ini tetap dengan tenang menghubungi pihak bank untuk blokir nomor, meminta rekaman cctv dan melaporkan kejadian ini pada pihak yang berwenang. Dia juga berpesan kepada siapapun yang melihat rekaman video perampokan itu agar berhati-hati dan tidak menaruh barang berharga ditempat yang mengundang tindak kriminal. “Untuk teman temanku video Bisa Di lihat agar Kita Bisa lebih berhati hati Dan tetap waspada Dimanapun Kalian berada, sekalipun tempat Kalian pikir Aman “pesannya. Dia mencoba memberikan tips agar terhindar dari tindak kriminal dengan modus semacam itu. Yakni
1. Reflect Turun Mobil, lepas kunci Dan kunci Mobil.
2. Hindari Taruh tas Dan barang berharga Di Kursi yg gampang terlihat orang.

Well, bagi yang punya mobil harap kenali modus – modus kriminal tersebut agar kita selamat dijalanan.

Maturnuwun

\Contact KHS/
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Other blog : http://www.setia1heri.org
Email : setia1heri@gmail.com; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Whatsapp : 085608174959
PIN BBM : 5E3C45A0
©©©©©©©©©

***\Contact KHS/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----
Advertisements

Comments

comments

2 Comments

Monggo dikomeng gans..

Translate »