Lagi ada razia polisi…hindari woro-woro di media sosial!

Biasanya ketika ada operasi razia di suatu tempat netizen memberitakan atau mengupload informasi tersebut. Mereka mengunggahnya di media sosial dan tersebar di grup-grup mengenai adanya giat operasi razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Memang tidak ada salahnya berbagi informasi tersebut namun ternyata ada pelaku kriminal yang memanfaatkan informasi tersebut sehingga lolos dari perangkap kepolisian. Loh eh….kok bisa ?

dilarang memfoto dan menyebarkan ketika ada razia polisi oleh kapolres tuban guruh arif


Kapolres Tuban, Jawa Timur AKBP Guruh Arif Darmawan menginformasikan hal tersebut  dilaman facebook  Berita Polres Tuban pada hari rabu, 24 Pebruari 2015, “Kepada saudara-saudara yang hobi mengunggah kegiatan razia/pemeriksaan kendaraan di media sosial kami sampaikan bahwa secara tidak langsung tindakan saudara telah menguntungkan para pelaku kejahatan (rampok, jambret, tabrak lari, curanmor, narkoba dll) yang akan menghindari razia serta menyulitkan petugas kepolisian untuk menangkap pelaku kejahatan tersebut. Kami mendoakan semoga keluarga saudara tidak menjadi korban kejahatan. ” ujar orang nomor 1 di kepolisian resor Tuban ini.

Ternyata apa yang disampaikan oleh pak kapolres tersebut memang ada benarnya juga kawans. Namun terkadang netizen sudah phobia dengan giat razia yang selama ini dilakukan oleh kepolisian. Phobia disebabkan karena ulah oknum polisi yang melakukan tilang asal-asalan dan bahkan terkesan mengada-ngadakan seperti Polisi Cirebon beberapa waktu lalu. Nah karena phobia inilah informasi adanya razia akan disebar oleh netizen agar tidak menjadi korban oknum razia abal-abal.

Terkait razia ini ada saran dari netizen agar tidak hanya memeriksa kelengkapan berkendara namun juga barang bawaan perlu diperiksa. “ Ndan, sekedar saran aja ya. Kalau bisa pas razia itu juga harus diperiksa barang bawaannya. Jadi gak cuma tanya surat-surat kelengkapan kendaraan bermotor saja. Kayak acara razia tengah malam di tv swasta itu lo ” ujar akun El Lathif.

Well, semoga menjadi perhatian bersama agar tidak latah ikut-ikutan share berita sedang ada razia atau giat tilang. Kalau kelengkapan berkendara sudah lengkap mengapa mesti takut ?

\Contact KHS/
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Other blog : http://www.setia1heri.org
Email : setia1heri@gmail.com ;kangherisetiawan@gmail.com
Facebook:http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : setia1heri
Line@ : @setia1heri.com
Whatsapp : 085608174959
PIN BBM : 584929B8

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3637 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

6 Comments

  1. lha yo mosok bar direkam langsung diupload juga. pas diupload, itu razia udah selesai pak.

    btw maling rampok dkk ngenteni info tekan medsos juga ternyata (?)

    kadang pihak kepolisian sendiri yg woro2. misal masang spanduk “operasi zebra” atau “operasi semeru” pada bulan2 tertentu

Monggo dikomeng gans..