Ulir persneleng Pulsar sudah normal kembali (problem solved).

ganti peer ulir persneleng pulsar

Sebagaimana KHS posting seminggu kemarin bahwa Milestone sementara waktu istirahat dirumah karena ulir persneleng yang protol.  KHS pun mencari inpoh terkait sparepart tadi dengan minta tolong teman untuk menanyakan ke bengkel resmi (beres) Bajaj terdekat serta KHS wira-wiri sendiri di Beres Surabaya. Namun ternyata part dikamsud tidak ada alias tidak ready. Sharing ke beberapa teman di GPC (Gresik  Pulsar Community) disarankan diakali dengan dibawa ke tukang bubut atau  ganti persneleng biasa saja (seperti UG 1-3). Atau bahkan ada kawan yang  komeng ngomporin untuk ganti model FSUB (Foot Step UnderBone). 😆

Sabtu (13/7) itu KHS iseng ke Beres Gresik dengan membawa potongan ulir persneleng tadi. Sebenarnya KHS sudah tahu kalau part gak ada tetapi rencana mau sekalian nanya ke mekanik kang Basit apakah bisa diakali. Ternyata jawaban kang Basit cukup melegakan. “Bisa…tinggal ganti ring aj semacam peer atau bearing” jawab satu-satunya mekanik yang masih ada di beres Gresik. Maklum dengan kukutnya BAI maka diler hanya melayani servis dan sparepart saja sehingga secara tidak langsung banyak pegawai yang resign terutama bagian marketing atau administrasi diler. Nah di Gresik masih ada 1 mekanik dan 1 bagian administrasi saja…hiks..hiks.. 🙁

ulir persneleng bajajKembali ke permasalahan ulir persneleng, sama Kang Basit ulir persneleng yang ditutupi karet tadi dibuka. KHS baru ngeh kalau ternyata ujung-ujung ulir persneleng tadi terbuat juga dari besi yang ditutupi karet. KHS mengiranya murni karet saja….hehehehe…maklum nubi #tepok jidat. Dilubangnya tadi terlihat ring semacam lingkaran peer  keadaannya sudah aus dan harus diganti dengan yang baru yang lebih tebal. KHS tidak tahu berapa ukuran lingkaran peer tadi yang jelas pas mantabs ketika dimasukkan ke lubang ujung ulir tadi. Tidak lebih dari 10 menit mengganti ring semacam peer tadi dengan yang lebih tebal. “ Sudah…tinggal dipasang dan insyaAllah tahan lama”pungkasnya. Top markotobz tenan Kang Basit iki…hehehehe. 😀

Nyampai rumah langsung KHS pasang kembali dengan berbekal chainlube, tang lancip serta palu. KHS sebelumnya menyemprot lubang ulir tadi serta pasanganya untuk menghilangkan karatan  dan agar lebih mudah untuk memasangnya.  Berbekal palu tadi KHS mengayunkan agar ulir persneleng bisa masuk dengan sempurna kedalam pasangannya. Setelah beberapa kali gagal akhirnya dapat terpasang dengan sempurna dan kuat. Wis mantablah…

palu-tang-chainlubeUntuk menguji ketahanan ini maka KHS mencoba membawa Milestone mutar-mutar kompleks perumahan sekaligus cimot karena dua bulan lebih semenjak ditinggal diklat di Bogor belum mandi sama sekali. Alhamdulillah ternyata cukup kuat dan tidak kwatir jatuh. Tetapi KHS belum mencoba dalam kondisi kecepatan tinggi  dan perubahan percepatan gigi secara beruntun. Semoga saja tetap normal dan bertahan seperti sedia kala.

Maturnuwun manteman atas saran dan masukannya terutama kepada Kang Basit atas ‘akalan’nya. Melalui postingan ini maka permasalahan ulir persneleng dianggap selesai dan semoga kawan-kawan penunggang pulsar yang mengalami kejadian serupa tidak usah bingung seperti nubi ini. :shakehand:

Matoernoewoen.

baca juga :

***\Contact KHS/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

No Comments

Monggo dikomeng gans..

Translate »