Mati koen…mati koen… (umpatan)


“mati koen…mati koen… (mati kamu…mati kamu)”teriak seorang bapak dibelakang ane. Teriakan itu tidak berlebihan ketika melihat seorang alayer dan boncenger yang menyalip (take ) bapak tadi, menikung dan hampir menabrak mobil didepannya ketika di pertigaan sekitaran Rangkah, Surabaya.  Ane pun juga gak habis pikir dan geleng-geleng kepala melihat polah ABG alay tadi yang tidak mengerem sama sekali ketika berbelok padahal kondisi jalan cukup ramai.

Untung ane yang disampingnya agak sigap sehingga tidak sempat sruntulan dengan ane. Anehnya dua ABG tadi malah cekikikan sambil tancap gas. Ane pun tidak paham mengapa mereka tertawa apakah karena “wow” gitu atau karena selamat dari tabrakan dengan mobil. Mbuhlah mereka yang lebih tahu akan arti cekikikannya..

Kawan, mungkin kita pernah atau seringkali mengumpat ketika ada biker alay yang sok jagoan itu.  Kalau sekedar mengumpat bagi ane hal yang wajar saja meskipun kadang kalau alay-nya keterlaluan bisa dihajar ditengah jalan. Seperti kisah bapak TNI AL yang menghajar seorang alay beberapa waktu lalu di Surabaya (postingan disini).  Mungkin karena esmosi sehingga lumayan parah alay tadi diberi pelajaran.

Semoga kesadaran bersama pengguna jalan semuanya bisa mewujudkan berkendara yang tertib, saling menghormati, safety riding dan responsibility riding.  Kalau terjadi kecelakaan dijalanan bukan kita saja yang menjadi korban tetapi pengendara disekitar kita pasti akan terkena imbasnya. Semoga umpatan-umpatan diatas tidak terdengar lagi seiring kesadaran biker semua.

Maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3498 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

17 Comments

  1. iyo,, gak habis pikir sama alay2 R2,, opo to isi ndase, koq iso kelakuane kyk ngono iku..
    dikiro keren bekne kelakuan kyk ngono

  2. saya juga pernah ngatain gitu…
    pas berhenti di bangjo, ada alay gak pakai helm nerobos lampu merah, hampir ditabrak mobil dari arah kiri..
    spontan teriak “modyar kowe”
    😀
    ternyata mas2 di samping juga teriak gitu..

  3. Dan semakin hari semakin banyak alay2 seruntulan yang akhirnya mengalami kecelakaan meregang nyawa di jalanan akibat banyaknya sumpah serapah, caci maki, dan doa2/harapan buruk yg dilayangkan kepada mereka oleh orang2 yg merasa terdzalimi oleh kelakuan mereka (ingat, salah satu doa yg diijabah adalah doanya orang2 yg meraa teraniaya). Wahai alay, waspadalah! Maut senantiasa mengintaimu setiap saat! Bertobatlah mulai sekarang!

  4. Ababil alay dimana mana ada …. Gak dikota gak didesa …. Ekspresi jiwa muda yg labil dan gak konsisten …. Gak bawa motorr gak bawa mobil alay banyak sruntulanya mau cepet sendiri mau menang sendiri

  5. walah bukan anak remaja aja mass.

    – Kalo motor Om-om / bapak2 banyak yg nyruntul, kebanyakan pake Matic ato Repo.
    – Kalo mobil kebanyakan yang nyeruntul itu Ibu-ibu / kaum hawa. kalo belok gak liat kiri kanan.

    cz ane prnah tuh page anteng kec 40kpj jarak 5 meter dngan motor depan. tiba2 ada ibu2 yg motong jalan, motor dpan ane Fit dipake babeh2 langsung pake rem blakang, nasib ane reflek rem depan alhasil kepleset karna hujan baru rintik. 🙁

1 Trackback / Pingback

  1. Antara esmosi dan sisi manusiawi (polling). « www.setia1heri.wordpress.com

Monggo dikomeng gans..