About these ads
Beranda > Sang Milestone > Cimot pulsar emang beda…(service plus price)

Cimot pulsar emang beda…(service plus price)

Membaca surat pembaca nya kang dadang (disini) kok ane tertarik juga untuk menuliskan pengalaman serupa.  Kalau kasusnya kang dadang terjadi pada sebuah tempat cimot yang terkenal maka ane hanyalah pada tempat-tempat cimot biasa.  Dan ane juga kurang paham pada kejadian yang menimpa kang dadang apakah karena motornya atau pulsarnya….hehehe. Ane punya pengalaman terkait cimot dengan pulsar ini.

Pengalaman pertamax ketika mau cimot didekat kos-kosan di Surabaya. Waktu itu memang menjelang tutup tempat cimotnya. “ maaf mas sudah mau tutup” tutur salah satu penjaganya. “ masak tho kan masih belum jam 7” timpal saya. Tetapi untuk menghindari debat ya ane mending mencari tempat nyuci yang lain.  Anehnya ketika ane pulang dari tempat lain ternyata ada 3 ekor bebek yang mengantri dimana motor tadi berbeda dari antrian sebelumnya. Artinya dia masih menerima pelanggan lain ketika ane cabut dari tempat tadi. Usut punya usut ternyata ane masih ingat dengan ngedumelan salah satu pencucinya. “ ni motor apaan yah…berat banget” dengan pasang muka manyun bin cemberut. Kemungkinan karena beratnya motor inilah bisa jadi tempat cimot tadi ogah-ogah menerimanya meskipun dulu-dulunya sempat juga diterima.

Pengalaman kedua terjadi di tempat cimot dekat rumah di Gresik.  Sebenarnya tidak ada masalah dengan tempat nyuci ini karena memang pelayanannya cepat dan memuaskan. Setelah selesai nyuci ane pun bergegas membayarnya, “ tarifnya sekian mas…”ujar mas-mas yang mencuci. Ane kaget sekali karena lebih mahal dikit dibanding tariff yang jelas-jelas tertera di spanduk untuk bebek, matik dan motor laki. Tarifnya ternyata diatas lebih sedikit tarif motor laki, apa pulsar bukan motor laki?…hehehehe. “ Tau sendirilah mas…beratnya motor sampeyan” jawabnya ketika ane mencoba bertanya. Ane pun sudah mafhum dan tidak terlalu mempermasalahkan tarifnya karena memang motor dicuci dengan sempurna dan polesannya yang tahan hingga berhari-hari. Mantabz…

Dari dua pengalaman diatas bisa jadi orang ogah-ogahan menerima cimot motor pulsar karena alasan berat. Siapa yang belum pernah megang motor pulsar pasti akan bilang berat  karena memang benar-benar berat…hehehe. Oleh karena itu kalau punya waktu luang lebih baik cuci sendiri dirumah …xixixixixi.

Maturnuwun

baca juga :

About these ads
  1. gulamerahkreasi
    November 20, 2012 pukul 7:52 AM

    emang ada hubungannya nyuci motor sama berat motor?? khan di standarin, engga digendong….ah bisa2an tukang cuci aja, cuci sendiri aja mas, lebih puas, lebih bersih,

    vixionriders

    Suka

  2. dani
    November 20, 2012 pukul 12:57 PM

    hehehe ane malah sering bantuin standar tengah motor sendiri pas mo dicuci..UG3 padahal…emang sih emang berat..apalagi pas full tank bensinnya yang 20 liter itu muantafff…bukan motor biasa kata tukang cimotnya…kalo cuci ane suka ngasih saran supaya dibawah batok jang disemprot dari bawah, termasuk bawah tengki..maklum soket BCU and CDI paling menakutkan….besok yang NS makin repot lagi yang ada maping ECU buat Triple spark..dah kaya Mtor injeck ajah..hadeehhhhh..anyway ngasih tips adalh modal ampuh kalo dateng lagi kita selalu diterima…terbukti ampuhhhhh

    Suka

    • November 20, 2012 pukul 6:36 PM

      betul bro…jangan segan2 ngasih tips :-D

      Suka

  3. November 20, 2012 pukul 9:22 PM

    apalagi kalo full box, wakakak

    Suka

    • November 21, 2012 pukul 4:05 PM

      iya…padahal tuh dah tak lepas semua :-D

      Suka

  4. November 21, 2012 pukul 5:04 PM

    kalau Nescafe berapa kang? :lol:

    Suka

    • November 22, 2012 pukul 5:12 PM

      coekoep lima ribu rupiah…klo g salah :-D

      Suka

  5. pulsarian
    November 23, 2012 pukul 7:23 PM

    wow, pulsar ane belum pernah di bawa ke tempat cimot…….
    gimana reaksi tukang cucinya ya? xixixixixix

    Suka

  1. No trackbacks yet.

Dipersilahkan berkomentar (^-^)! , Ngapunten kalau gak sempat membalas :-D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.750 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: