Seni menyapih bayi (inspirasi Sakti)

ktm indonesia

Urusan menyapih bayi tidak mesti urusan kaum ibu saja namun bapak-bapak juga peran yang sama terhadap buah hatinya. Menyapih adalah proses ‘menghentikan’ keinginan buah hati untuk minum ASI karena factor usia maupun factor bunda. Dan menyapih ini tidak serta merta mendadak menghentikan memberikan ASI namun ada seni atau tips – trik nya.  Dan setiap bayi mempunyai keunikan sendiri  untuk berhenti minum ASI.

Anak kami Bimasakti sudah berumur 27 bulan dan dia menikmati ‘bonus’ 3 bulan dari umur 24 bulan yang kita targetkan untuk disapih.  Meskipun sampai sekarang masih sulit untuk disapih tetapi kami tidak pantang menyerah. Sebenarnya sejak umur 22 bulan si Sakti sudah kami ajak komunikasi perihal menyapih ini. “nak bentar lagi disapih ya? Gak boleh nenen sudah besar soalnya” tutur kami berdua.Dia hanya bengong sambil neruskan neteknya. Beberapa minggu kemudian baru ada respon, “ gak mau !” ungkapnya sambil geleng-geleng kepala.

Sembari berkomunikasi sudah berjalan kami mencoba menawarkan alternatif lain ketika keinginan netek muncul.  Biasanya kami siapkan teh, air putih, kacang hijau maupun susu. Namun jika keinginan kuat masih ingin netek maka bundanya akan dengan senang hati memberikannya ASI. Selain itu, sebenarnya sakti juga sudah makan nasi atau ‘makanan berat’ yang lain sehingga ASI bukanlah hal utama dan prioritas lagi.

Ketika proses menyapih ini maka intensitas atau frekwensi  menyusui sedikit demi sedikit kami kurangi hingga terkadang sehari cuma dua kali saja. Dan terkadang ketika Sakti nenen maka ane kadang bergurau, “ masak gak malu dengan adek di depan rumah (anak tetangga red), sudah besar masih nenen” ujar ane. Biasanya ekspresi Sakti akan tersipu-sipu dan merasa agak-agak malu…hehehe tetapi nenen tetap jalan terus L .

Menjelang usia 24 bulan intensitas seni menyapih ini kami tingkatkan. Bundanya pernah mencoba dengan memberikan pahitan, minyak telon maupun gincu di nenennya. Ketika diberikan pahitan hanya berefek sebentar dan masih menyusu lagi. Ketika diberi minyak telon juga seperti itu bahkan menyuruh bunda nya untuk mencuci dulu nenen nya. Dan ketika diberi gincu, awalnya takut dengan warna merah namun dengan dorongan keinginan nenen yang kuat maka tidak diperdulikan lagi. Kegiatan menyusu tetap jalan terus.

Sampai sekarang sebenarnya sakti masih belum bisa disapih meskipun secara intensitas memang sudah berkurang. Dan kadang kami geli melihat tingkahnya, “ Bunda , sakti disapih ya” tuturnya sambil menutup kembali netek dan mengancing kembali baju bundanya. Namun lain waktu ia akan berteriak lantang, Bundaaaaaaaaaaa…..neneeeeeeen” ujar nya sambil nangis Bombay.  Oia kawan masa menyapih ini Sakti tidak dibiasakan bisa tidur sambil nenen. Maksudnya nenen tidak dimaksudkan untuk pengantar tidur kecuali dia minta sendiri atau nenen hingga ketiduran.


Memang kami sedang berusaha untuk menyapih Sakti meskipun agak sulit. Dan kami berdua percaya dengan bertambahnya usia dan tips n triks kami yang tak kenal lelah maka suatu saat Sakti tentu akan berhenti sendiri. Mari menyapih buah hati kita dengan cinta kawan…

maturnuwun

baca juga :

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3701 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

9 Comments

  1. kami dulu pake lipstik*gincu* gampang aja pas liat merah seperti darah si Afni langsung surut dan gak pernah minta netek lagi,tapi dulu saat umur 3 bulanan hobinya nangis,mendiamkannya mesti dengan menyalakan motor,hanya suara motor yang bisa mendiamkan.
    mas bro boleh percaya atau tidak tapi itu yang terjadi

  2. dicoba nenen ibune sakti diolesi buah mahoni, rasanya pahit banget tapi rata2 anak2 disini pada kapok ga nenen lagi. pengalaman lucu terjadi pada anakku, waktu itu anakku baru berumur 20 bulan dan ibunya punya kebiasaan baru kalo mandi air bak mandi dikasih Detol…lah kok malah anakku berhenti nenen, dia bilang nenen ibu pahit. detol itu ternyata masih nempel dikulit, waktu saya habis mandi cobo tangan tak jilat masih tersa detolnya!!! pantesan anakkku ora gelem nenen maning!

1 Trackback / Pingback

  1. Sakti Sukses disapih… « www.setia1heri.wordpress.com

Monggo dikomeng gans..