Catatan Perjalanan ke Seberang Timur bagian 2 : Indahnya sunset di Malimbu II

Hari kedua atau hari Jum’at (18/5) kawan ane menghirup udara pagi di Pulau Lombok. Setelah sehari sebelumnya menikmati perjalanan (postingan disini) maka pagi ini ane menyusun rencana terkait destinasi wisata di sekitaran Lombok.  Jujur kawan sebagaimana postingan ane ketika berangkat bahwa sudah sampai Lombok dengan selamat sentausa adalah kebahagiaan tersendiri. Sedangkan destinasi wisata hanyalah bonus belaka…hehehe (postingan disini). Maka pagi itu bersama kang dadang (si empu Mabes KOPLAK) ane menyusun rencana  selama seharian yakni memutari Lombok via kaki gunung Rinjani (Sembalon, klo gak salah ingat), berputar hingga ke Malimbu II dan berakhir di Pantai Senggigi.

Jam  09.22 pagi itu ternyata mendung tebal menyelimuti dibeberapa sudut langit Lombok. Dan tidak berapa lama setelah itu hujan deras mengguyur Lombok hingga sore hari. Hari itu sebenarnya juga bertepatan dengan hadirnya RI 1 alias Presiden  di Mataram untuk acara kenegaraan.  Walhasil planning yang sudah direncakan buyar semua karena memang situasi dan kondisi tidak memungkinkan. 🙁 . Kwatirnya entar dipaksakan justru tidak bersahabat dengan kesehatan.  Praktis seharian itu ane hanya ngobrol doank dengan kang Dadang dan bro Dio dari HTML (Honda Tiger Mailing List).  Hari itu juga dapat kabar kalau bro Annez BBM (Bajaj Biker Malang) bersama rombongan juga ke Lombok. Ternyata mereka bersama rombongan BBM, Pussycat (Pulsar Syndicate), B-COP (Banten Community Pulsar ), BIC, POC (Pulsar Owner Club) Surabaya memang sudah sampai di Padangbay.

Ketika sambil menunggu hujan reda ini ane bisa mencicipi nasi Sekarbele (kalau ndak salah ingat), nasi khas Lombok atau Mataram. Sekilas nasinya seperti gudeg dengan tingkat kepedasan diatas rata-rata. Hot banget. Ane bisa menikmati nasi khas Lombok ini atas kebaikan bro Dadang dan keluarganya…hehehe. Maturnuwun bro. Ketika sholat jum’at pun ane masih dalam guyuran hujan yang cukup deras. Beberapa ruas jalan perumahan BTN itu terdapat genangan air lumpur.  Ngobrol pun dilanjut habis jum’at sembari menunggu kapan hujan akan segera mereda.


Jam 16.12 hujan sudah mereda dan langit terang sekali. Maka tidak ingin kehilangan moment sunset di sekitaran malimbu II maka maka bersama kang Dio HTML langsung cabut duluan berdua.  Jalanan cukup padat dan ramai namun dengan kawalan dan voreijder dari kang Dio maka lancar-lancar saja hingga ke Malimbu II. Beberapa tikungan mengingatkan daku ketika menanjak ke air terjun dholo Kediri (postingan disini). Cuman bedanya kalau di Malimbu seberang kiri jurang air laut sedangkan di Kediri jurang pegunungan…hehehee.

Sesampai di tikungan Malimbu II (daerah Pamenangan) ternyata kondisi lumayan ramai. Banyak mobil pribadi dan motor yang ingin menyaksikan sunset di tikungan ini. Disini pula ane bertemu dengan serombongan biker dari Surabaya. Tidak tahu dari klub mana yang jelas mereka suka jalan-jalan.  Mereka tercengang kalau ane bilang sendirian ke Lombok dari Gresik…xixixi. 😀

Di Malimbu II ini terlihat 3 pulau atau gili-gili yang terkenal itu diantaranya Gili Trawangan. Sebenarnya sangat indah nian ke tempat ini , disana kita bisa diving dan melihat indahnya biota bawah laut. Namun untuk kesini dibutuhkan minimal waktu sehari-semalam karena harus naik kapal lagi. Moment sunset tidak kami sia-siakan bersama kang Dio yang setia menemani ane  hingga diajak ke bawah lebih dekat dengan pantai.

Jam menunjukkan pukul 17.20 kami segera turun untuk kembali ke Mataram. Ternyata rombongan teman-teman BBM, Pussycat, B-COP, POC Surabaya sudah sampaik di mataram tepatnya di Lombok Garden. Maka kami bersama kang dio langsung menggeber gaz ke arah hotel yang cukup berbintang di Lombok ini. Disana sudah terdapat kawan-kawan BBM bersama rombongan lagi check in kamar. Suasana akrab, guyub dan penuh canda tawa menemani pertemuan sore itu disekitaran hotel.

Jam 21.30 kami kembali Lombok Garden untuk mengikuti pertemuan dengan Kapten Peter Adiputra dengan beberapa klub pulsar Lombok seperti Bajaj Lombok Community (BLOC), PLUSER (Pulsar Lombok Unity Spirit) aka Pulsarian Lombok dan Tim KOPLAK Ghosbhuster. Pertemuan berlangsung dilobby hotel yang turut hadir pula kawan-kawan BBM, B-COP, Pussycat, POC-Surabaya. Sungguh indan nian melihat keakraban ketiga klub lokal pulsar. Mantabz.. Sebelum acara usai ane menyempatkan foto bareng dengan bro jerry dan bro surya dari KOPLAK karena besoknya ane langsung cabut dari Lombok. Tengkyu bro…

Sekitar jam 11.01 bersama bro Galang ane ijin untuk pisah rombongan karena ingin mencari spot foto malam. Ane tidak bisa leluasa mencari spot foto di sekitaran gubernuran karena penjagaan malam itu ketat akibat di lokasi terdapat RI 1 yang sedang pertemuan.  Berkat bantuan bro Galang maka ane menyusuri beberapa titik  yakni Jalan Udayana (tempat kopdaran all biker di Lombok), terus bergeser ke kantor walikota Mataram. Berhubung malam semakin larut dan besoknya juga bro Galang masuk kerja maka ane menyudahi hunting foto malam itu. Tengkyu bro atas bantuannya keliling kota Mataram di malam hari.

Meskipun di Lombok tidak kemana-mana, tapi saya sangat berbahagia karena menambah saudara. Seperti dalam posting awal bahwa Lombok adalah tujuan utama, destinasi wisata adalah bonus belaka”.. :mrgreen: (apologize) 😛

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

21 Comments

Monggo dikomeng gans..

Translate »