Stang oblak alias geleng-geleng

Pernah mengalami stang atau stir oblak, gedek-gedek atau geleng-geleng?.  Bagi biker yang memakai top box sebagai aksesoris tentu sering kali mengalami hal tersebut.  Hal ini wajar karena tumpuan beban beralih ke belakang yang mempengaruhi keseimbangan (sasis) motor.  Namun yang ane rasakan akhir-akhir ini gedek-gedek­ nya melebihi batas kenormalan dan kewajaran seperti biasanya.

Berhubung buta masalah motor maka ane nanya-nanya teman-teman kira-kira apa penyebabnya. “mungkin komstir minta dikencangkan mas” ujar mas wawan member GPC. “dah bawa ke bengkel aja”timpal kawan yang lain. Maka ketika ke beres gresik sabtu (19/11) sambil ganti kampas rem depan ane curhat sama bro basit mekanik beres setempat.

Pernah kejeglong (melewati lubang atau kubangan yang dalam di jalan) sebelumnya ?” tanyanya mengawali ‘analisa dan hipotesa awal’ penyebab oblak yang berlebihan. Ane hanya menjawab seinget ane belum pernah melewati kubangan hingga parah.  Pertanyaaan diawal diatas tidak salah karena menurut bro basit kebanyakan motor pulsar yang pernah kejeglong biasanya akan menyebabkan stir oblak.


Setelah ane sampaikan oblaknya yang diluar kebiasaan motor pakai rice cooker maka bro basit berinisiatif membuka komstir. Jujur ane tidak tahu bagian-bagian apa yang dibuka. Kalau gak salah sill atau kones (?)nya agak karatan dan steampadnya kering. Setelah dibuka dan dipastikan tidak ada yang salah maka sillnya tadi diberikan stampad.  Selanjutnya dipasang kembali seperti semula.

Untuk memastikan goncangan stir tidak terulang maka di test ride dulu sekitar beres. Alhamdulillah stir oblak diluar kewajaran tadi tidak kambuh lagi sampai tulisan ini ane ketik. bro basit hanya berpesan kalau komstir oblak lagi maka salah satu alternative adalah mengembalikan alur ban depan alias dibalik dari standarnya. Menurut pengalamannya pernah ada yang mengalami kondisi seperti ane, setelah alur ban di balik dari standar pabrikan (alur ban terbalik) ternyata tidak ada lagi oblaknya…cmiiw.

***\Contact KHS Go Blog/***
Main blog : http://www.setia1heri.com
Secondary blog : http://www.khsblog.net
Email : setia1heri@gmail.com ; kangherisetiawan@gmail.com
Facebook : http://www.facebook.com/setia1heri
Twitter : @setia1heri
Instagram : @setia1heri
Youtube: @setia1heri
Line@ : @ setia1heri.com
PIN BBM : 5E3C45A0

*" Yuuuk like & share brosis...."*
-----

Comments

comments

About setia1heri 3643 Articles
Seorang bapak dengan 2 anak. Suka jalan-jalan dan corat-coret tulisan perjalanan. Hobi berkendara menunggang roda dua. Tak paham kuliner namun tidak ada makanan yang dicela alias doyan semua...hehehe. Maturnuwun. follow twitter : @ setia1heri

14 Comments

  1. Jgn dibalik bro,,, nanti g pakem di jalan basah krn ban pulsar tipe hard compound. Udh ane buktikan di jalan basah kecepatan 70-80km dari banyuwangi ke suramadu gripx alur standard sgt bagus. Itu alur internasional bro… Kepakeman ban indo bkn krna alur ban tapi krn tipe sof compound. Alur ban indo klo, pake, hard compound sangat bahaya… Kenapa ban indo g seawet ban pulsar?

Monggo dikomeng gans..