Ganti lagi stang (Suzuki ts)

Ganti lagi stang (Suzuki ts)

Seperti yang pernah ane posting sebelumnya bahwa ketika stang renthal habis jatuh bengkok yang menyebabkan ketidaknyaman handling motor. Untuk sementara waktu ane memakai stang byson hingga 2 minggu ke depan dan hari sabtu (6/8) ganti stang lagi memakai stang suzuki ts. Butuh sekitar seminggu untuk inden stang ini di Diler Suzuki Indrapura Surabaya. Harga stang ts tertulis 99ribu tetapi ketika bayar dikasir, si penjaga nanya,”perlu kembalian seribu mas?”, Ane reflek jawab,” O gak usah mas sekalian buat mas aja”…hehehe. Toch parkir disana juga gak bayar.

Pengerjaan penggantian stang ini ane percayakan sama mekanik beres Gresik yakni bro basit. Tidak membutuhkan waktu lama hanya sekitar setengah  jam memasangnya tetapi justru yang agak lama yakni ketika memasang HG, mengganti lampu kota warna-warni dan menambah lampu led di depan HG. Pengerjaan semua sekitar 2 jam mulai dari 08.30 hinggan jam 10.30. :-D

Impresi awal handling terasa lebih lebar dibandingkan dengan renthal yang ane pakai beberapa waktu lalu. Badan terasa tegak dan tidak membungkuk sebagaimana stang standar. Sebagaimana stang renthal maka bisa dipastikan manuver atau menerobos kemacetan kota dipastikan agak sulit karena kelebaran ukuran stang. Hal ini berbeda dengan stang byson yang ane pakai 2 minggu selalu. Jadi ya harus sabar dan tabah…wkwkwkwk

Setiap stang atau komstir memang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi sebagai user kita tidak bisa menyalahkan atau mendiskreditkan jenis stang tertentu. Semua pilihan kembali kepada kita. Kerana kitalah sejatinya yang mengerti jenis stang mana yang sesuai dengan motor dan style riding kita. Ane pribadi pernah memakai stang jepit standar, stang renthal (variasi), stang byson dan terakhir stang Suzuki ts ini. Pemilihan beberapa jenis stang ini setelah tanya sana-sana, browsing di dunia maya hingga mantau trit atau blog yang membahas tentang pemakaian beragam jenis stang di motor pulsar.

Ketika tulisan ini diketik, stang belum ane inreyen keluar kota mungkin hanya perjalanan ke kantor Gresik-Surabaya. Kesan subjektif ane memang terasa lebih ‘enak’ dan mantab. Namun yang menjadi kendala adalah ketika mau masuk rumah soalnya pintu tidak muat dengan kelebaran stang. Akhirnya harus pandai-pandai geser kiri kanan…xixixixi. Dan ane juga tidak membayangkan ketika nantinya parkir di mall atau parkiran umum yang padat dan berdesak-desakkan alias tidak mongtorsiawi….hehehehe. :-P

maturnuwun

baca juga:

[display-posts tag=stang] [display-posts tag=milestone]

Comments

comments

7 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »